Masyarakat Minta Guru Perketat Pengawasan Selama MPLS
- 17 Jul 2026 15:26 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Masyarakat Tanjungpinang berharap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) benar-benar menjadi sarana pembentukan karakter, dan pengenalan lingkungan sekolah, bukan menjadi ruang terjadinya perundungan atau bullying. Hal tersebut disampaikan dalam program Opini Publik Pro 1 RRI Tanjungpinang, Jumat, 17 Juli 2026.
Masyarakat menilai keterlibatan aktif guru dan kepala sekolah menjadi faktor utama dalam mencegah tindakan bullying selama kegiatan berlangsung. Ahmadi, warga Km 18 menilai pengawasan langsung dari guru merupakan kunci utama agar kegiatan MPLS berjalan sesuai tujuan.
"MPLS harus diawasi langsung oleh guru dan pihak sekolah, tidak diserahkan sepenuhnya kepada senior atau OSIS agar tidak terjadi bullying,” ujar Ahmadi.
Pendapat serupa disampaikan oleh Batu, warga Km 10. Menurutnya, guru harus menjadi pihak yang memimpin jalannya MPLS sehingga kegiatan benar-benar berorientasi pada pembinaan karakter.
"Senior sebaiknya tidak terlalu banyak dilibatkan dalam kepanitiaan MPLS,” kata Batu.
Tris Budi, warga Pancur mengatakan Kepala sekolah dan guru harus mengawasi secara ketat agar tidak terjadi bullying maupun kekerasan terhadap peserta didik baru. Ia mengingatkan agar pelaksanaan MPLS tidak dilakukan secara berlebihan.
"Pelaksanaan MPLS jangan berlebihan atau overacting,” ucap Tris Budi.
Ketiga pendapat tersebut menunjukkan harapan masyarakat agar guru memegang peran utama dalam pelaksanaan MPLS. Sehingga seluruh kegiatan akan berlangsung edukatif, aman, nyaman, dan bebas dari praktik perundungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....