Harus Ada Upaya Mengganti Mangrove yang Terdegradasi

  • 22 Jul 2026 14:36 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Setiap tahunnya ekosistem mangrove di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalami degradasi terutama di pulau-pulau yang berpenghuni. Agar ekosistem mangrove terus ada, upaya yang dilakukan dengan mengganti mangrove yang terdgradasi di lokasi lain serta hidup berdampingan dengan mangrove.

Pengamat Lingkungan dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Febrianti Lestari, mengatakan hampir semua pulau hingga pulau-pulau terkecil di Kepri terdapat ekosistem mangrove. Namun, beberapa pulau berpenduduk mengalami degradasi ekosistem mangrove.

Kepri dengan 2 persen daratan, tentunya tidak dapat dipungkiri terjadi persaingan untuk pemanfaatan lahan yang ada. Kondisi ini, menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya degradasi ekosistem mangrove di Kepri.

“Hal ini disebabkan oleh kebutuhan lahan untuk pemukiman dan aktivitas ekonomi, pembangunan infrastruktur dan lainnya,” ujar Febrianti Lestari, Rabu, 22 Juli 2026.

Berdasarkan data yang ada, menunjukkan setiap tahunnya terjadi degradasi mangrove terutama di Kota Batam. Sebagai wilayah Industri tentunya membutuhkan lahan untuk kawasan industri, pemukiman dan infrastruktur lainnya.

Perlu upaya untuk dapat menurunkan tingkat degradasi yang sebelumnya mencapai 2 persen, dikurangi menjadi satu persen. Artinya ketika satu lokasi hilang akibat reklamasi, diganti ke lokasi lainnya sehingga tutupan mangrove tetap eksis.

Upaya lainnya yang dapat dilakukan yaitu hidup berdampingan dengan mangrove. Melakukan pembangunan infrastruktur tanpa merusak ekosistem mangrove.

“Contoh dalam pembangunan jembatan, tidak perlu dengan menebang mangrove, harus ada inovasi jembatan dibuat diatas mangrove atau dilakukan tanpa merusak mangrove,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....