AJI Pilih Pulau Penyengat sebagai Tuan Rumah Puncak Fesmed 2026
- 09 Jul 2026 17:10 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pulau Penyengat dipilih sebagai lokasi puncak pelaksanaan Festival Media (Fesmed) Selat Malaka 2026. Agenda tahunan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia itu akan mempertemukan sekitar 300 jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia untuk berdiskusi dan memperkuat peran pers di tengah perkembangan zaman.
Pada penyelenggaraan tahun ini, AJI Indonesia menunjuk AJI Tanjungpinang dan AJI Batam sebagai tuan rumah. Puncak kegiatan di Pulau Penyengat akan berlangsung pada 21 September 2026.
Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan Pulau Penyengat dipilih sebagai lokasi puncak Fesmed Selat Malaka 2026 karena memiliki nilai sejarah yang kuat. Menurutnya, pulau tersebut berperan penting dalam perkembangan peradaban Melayu, bahasa Indonesia, dan tradisi pers.
"Pulau Penyengat memiliki nilai sejarah yang luar biasa. Dari pulau kecil ini lahir banyak pemikiran yang menjadi fondasi kebudayaan Melayu dan perkembangan bahasa Indonesia," kata Sutana, Kamis, 9 Juli 2026.
Pada puncak Fesmed, panitia akan menggelar dua agenda utama, yakni Focus Group Discussion (FGD) dan Sarasehan AJI Kota se-Indonesia. FGD akan melibatkan pemerintah, akademisi, budayawan, sejarawan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas dukungan terhadap usulan Pulau Penyengat sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
"Fesmed di Penyengat menjadi pertemuan antara sejarah dan masa depan pers Indonesia," ujarnya.
Usulan tersebut didukung oleh kekayaan warisan budaya Pulau Penyengat, baik berupa bangunan dan situs bersejarah maupun warisan tak benda seperti pantun dan Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji. Tokoh nasional itu juga dikenal melalui Kitab Pengetahuan Bahasa* dan Tuhfat al-Nafis yang memberi kontribusi besar terhadap perkembangan bahasa Melayu sebagai cikal bakal bahasa Indonesia.
Rangkaian Fesmed Selat Malaka 2026 akan dimulai pada 19 September di Kampus Politeknik Negeri Batam dengan pembukaan dan workshop. Kegiatan workshop berlanjut pada 20 September, sebelum puncak acara digelar di Pulau Penyengat pada 21 September.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....