Urban Farming Jadi Solusi Penguatan Ketahanan Pangan di Wilayah Perkotaan
- 09 Jul 2026 17:46 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pengembangan pertanian perkotaan atau urban farming dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah. Pemanfaatan lahan sempit juga diyakini mampu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat.
Pengamat Ekonomi STIE Pembangunan Tanjungpinang, Satriadi, mengatakan program urban farming perlu terus diperluas melalui pemanfaatan teknologi pertanian sederhana. Sistem hidroponik, akuaponik, hingga kebun komunitas dinilai cocok diterapkan di kawasan perkotaan.
"Walaupun lahannya terbatas, masyarakat tetap bisa memanfaatkan hidroponik maupun kebun komunitas," kata, Satriadi, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat perlu membangun mekanisme yang mendorong produksi pangan skala rumah tangga. Langkah tersebut akan memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.
"Urban farming menjadi salah satu cara mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dengan keterbatasan lahan yang tersedia," ucapnya.
Ia juga mendorong penguatan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang pangan agar mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal. Dukungan tersebut dinilai dapat memperkuat perekonomian daerah.
"Dukungan UMKM pangan harus terus diperkuat agar mampu menopang ketahanan pangan daerah dan perekonomian daerah," ujarnya.
Satriadi berharap urban farming menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat dan pemerintah. Dengan demikian, kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi secara lebih mandiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....