KPU Kepri Tetapkan 1,6 juta pemilih, Pemilih Baru Dominasi Kenaikan Data

  • 06 Jul 2026 17:40 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Semester I Tahun 2026. Hasil pleno menunjukkan jumlah pemilih di Provinsi Kepri mengalami peningkatan dibandingkan data pada Pilkada 2024 lalu.

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kepri, Priyo Handoko, mengatakan rapat pleno tersebut merupakan tindak lanjut dari pleno berjenjang yang sebelumnya telah dilaksanakan di tujuh kabupaten dan kota pada 1 Juli 2026. Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah pemilih di Kepri saat ini mencapai 1.669.102 pemilih.

“Jumlah pemilih di Kepri mengalami kenaikan dibandingkan daftar pemilih pada Pilkada 2024,” ujar Priyo Handoko di Gedung KPU Provinsi Kepri, Senin, 6 Juli 2026.

Ia menjelaskan jumlah tersebut mengalami penambahan sebanyak 109.375 pemilih dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 lalu. Pertambahan pemilih paling banyak terjadi di wilayah perkotaan di Provinsi Kepulauan Riau.

“Peningkatan jumlah pemilih paling menonjol terjadi di wilayah Kota Batam,” katanya.

Menurutnya, pertambahan jumlah pemilih dipengaruhi hadirnya pemilih baru yang telah berusia 17 tahun hingga 30 Juni 2026. Selain itu, perpindahan domisili masyarakat dari daerah lain ke wilayah perkotaan juga turut meningkatkan jumlah pemilih di Kepri.

“Fenomena pemilih baru dan perpindahan domisili terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota,” tuturnya.

Priyo mengatakan proses pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan akan terus dilakukan secara berkala sepanjang tahun 2026. KPU Provinsi Kepri bersama KPU kabupaten dan kota akan kembali melaksanakan pleno pada triwulan ketiga dan keempat.

“Pemutakhiran data pemilih ini akan terus berlanjut hingga semester kedua tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan pemutakhiran data pemilih menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang. Keakuratan data pemilih dinilai sangat menentukan kelancaran tahapan pemilu dan pilkada di daerah.

“Data pemilih yang akurat menjadi dasar penting dalam pelaksanaan pemilu yang berkualitas,” katanya.

KPU Provinsi Kepri berharap masyarakat juga aktif melaporkan perubahan data kependudukan agar proses pemutakhiran dapat berjalan maksimal. Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, penyusunan daftar pemilih diharapkan semakin valid dan akuntabel.

“Kami berharap seluruh proses penyusunan daftar pemilih dapat berjalan tepat sasaran dan akurat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....