Dukungan Keluarga Jadi Kunci Keberhasilan Rehabilitasi Narkotika
- 06 Jul 2026 09:06 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dukungan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam proses rehabilitasi penyalahguna narkotika agar dapat pulih dan kembali diterima di tengah masyarakat. Kurangnya kepercayaan dari keluarga disebut masih menjadi tantangan terbesar yang dihadapi para klien rehabilitasi.
Ketua IPWL Yayasan Karsa Tanjungpinang, Fernando Wilman, mengatakan banyak keluarga yang masih kesulitan memberikan kepercayaan penuh kepada anggota keluarganya yang sedang menjalani rehabilitasi. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi proses pemulihan dan meningkatkan risiko penyalahgunaan narkotika kembali.
“Ketika keluarga tidak memberikan kepercayaan kepada klien rehabilitasi, itu menjadi salah satu faktor terbesar mereka kembali menggunakan narkotika,” ujar Fernando Wilman, Senin, 6 Juli 2026.
Ia menjelaskan keputusan seseorang menjalani rehabilitasi seharusnya menjadi langkah yang perlu diapresiasi oleh keluarga. Menurutnya, proses pemulihan tidak bisa hanya dibebankan kepada lembaga rehabilitasi tanpa dukungan lingkungan keluarga.
“Support keluarga sangat penting karena rehabilitasi tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan dari orang terdekat,” ucapnya.
Dalam momentum Hari Narkotika Internasional (HANI), Fernando juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat penegak hukum dalam mencegah peredaran gelap narkotika. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
“Kami berharap masyarakat lebih peduli dan berani melaporkan jika mengetahui adanya peredaran narkotika,” tuturnya.
Fernando menambahkan generasi muda juga perlu memperkuat nilai religi dan membangun komunikasi positif di lingkungan keluarga untuk menghindari penyalahgunaan narkotika. Keterbukaan dengan keluarga dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah anak muda terjerumus dalam pergaulan negatif.
“Generasi muda harus lebih terbuka dengan keluarga dan memperkuat nilai keagamaan agar tidak mudah terpengaruh narkoba,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....