Santri Dibekali Kompetensi Digital Bersertifikat

  • 27 Jun 2026 13:56 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka peluang kolaborasi dengan pesantren untuk memperluas akses pelatihan dan sertifikasi kompetensi digital bagi santri. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan santri sesuai kebutuhan industri digital.

Dilansir dari komdigi.go.id, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan Komdigi menyediakan pelatihan digital yang dapat diikuti secara daring. Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikasi kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Nezar menegaskan Komdigi siap mendukung berbagai inisiatif pesantren dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat. Menurutnya, lulusan pesantren memiliki peluang berkarier di berbagai bidang sehingga membutuhkan keterampilan digital.

Komdigi juga mendorong penguatan literasi digital yang berfokus pada teknologi baru, seperti kecerdasan artifisial (AI) dan Internet of Things (IoT). Pemahaman tersebut dinilai penting agar santri mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurut Nezar, pembahasan mengenai AI sangat relevan bagi lingkungan pesantren karena teknologi tersebut telah banyak digunakan generasi muda, termasuk santri. Ia menilai literasi AI perlu diperkuat agar pemanfaatannya dilakukan secara kritis dan tepat.

Selain pelatihan, Komdigi menawarkan kolaborasi dalam pengembangan talenta digital dan kewirausahaan berbasis teknologi. Program Garuda Spark Innovation Hub juga disiapkan untuk mendukung pengembangan keterampilan, jejaring industri, hingga perintisan startup.

Nezar juga menegaskan Komdigi akan mencari bentuk kerja sama yang dapat mendukung program Bina Usaha Nahdliyin. Ia berharap kolaborasi ini mampu melahirkan santri yang tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku ekonomi digital yang berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....