MoU Pelayanan Kerohanian Perkuat Kesembuhan Pasien Secara Holistik
- 25 Jun 2026 16:44 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang holistik dan berorientasi pada kebutuhan pasien terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara RSUD Kota Tanjungpinang dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang tentang Pelayanan Kerohanian bagi pasien dan masyarakat di lingkungan rumah sakit, Kamis, 26 Juni 2026.
Plt Direktur RSUD Kota Tanjungpinang, Dedy Arman, memberi apresiasi dan penghargaan kepada Kemenag Kota Tanjungpinang yang selama ini telah konsisten memberikan pelayanan penyuluhan dan pembinaan keagamaan kepada pasien maupun keluarga pasien di lingkungan RSUD. Menurutnya, keberadaan para penyuluh agama memberikan kontribusi nyata dalam membantu pasien menghadapi masa-masa sulit selama menjalani pengobatan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang beserta seluruh jajaran, khususnya para penyuluh agama yang selama ini tetap konsisten melaksanakan tugas penyuluhan di RSUD Kota Tanjungpinang. Kehadiran para penyuluh sangat membantu memberikan pemahaman kepada pasien mengenai kewajiban beribadah, termasuk pelaksanaan salat meskipun dalam kondisi sakit," ujar Dedy.
Dirinya berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan dikembangkan melalui berbagai inovasi pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. RSUD Kota Tanjungpinang berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang paripurna dengan mengedepankan keselamatan pasien, kenyamanan layanan, serta pendekatan yang menyentuh aspek kemanusiaan secara menyeluruh.
"Semoga sinergi yang telah terbangun ini terus berkelanjutan. Kami juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan Kemenag untuk menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pelayanan keagamaan bagi masyarakat," tuturnya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang, Erizal Abdullah, menambahkan pelayanan kesehatan tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan spiritual seseorang. Menurutnya, manusia terdiri atas unsur jasmani dan rohani yang keduanya harus mendapat perhatian secara seimbang.
"Hari ini kita bersyukur dapat melaksanakan penandatanganan MoU sebagai bentuk kerja sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelayanan bimbingan rohani. Karena pelayanan kesehatan tidak hanya menyentuh aspek fisik tetapi juga aspek spiritual," ucap Erizal.
Sakit merupakan bagian dari ujian kehidupan yang membutuhkan ketabahan, kesabaran, serta penguatan mental dan spiritual. Dalam kondisi tersebut, kehadiran penyuluh agama menjadi sangat penting untuk memberikan motivasi, ketenangan, dan penguatan batin kepada pasien.
"Tugas para penyuluh adalah memberikan pemahaman, pendampingan, dan sugesti positif kepada pasien agar tetap optimis menjalani proses pengobatan. Melalui bimbingan rohani, pasien diharapkan memiliki ketenangan hati dan semangat untuk sembuh," katanya.
Pelayanan kerohanian tidak hanya ditujukan kepada pasien beragama Islam, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual seluruh pasien sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Langkah tersebut, sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak pasien.
Kerja sama yang dilakukan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan publik yang humanis dan berkelanjutan. Sekaligus memastikan setiap pasien memperoleh haknya untuk mendapatkan pendampingan kerohanian sesuai kebutuhan selama berada di rumah sakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....