Wagub Kepri Survei Lahan Sekolah Rakyat di Lingga
- 24 Jun 2026 15:36 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kabupaten Lingga mulai mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Malar, Desa Mepar. Langkah awal itu ditandai dengan survei lapangan untuk memastikan lahan yang disiapkan benar-benar layak dibangun fasilitas pendidikan.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, bersama Bupati Lingga, Muhammad Nizar, turun langsung meninjau lokasi. Keduanya memeriksa kondisi lahan dan sejumlah aspek teknis yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan.
Survei tersebut menjadi tahapan penting sebelum proyek memasuki fase konstruksi. Pemerintah ingin memastikan seluruh persyaratan teknis terpenuhi agar pembangunan tidak tersendat di tengah jalan.
Tim yang melakukan peninjauan tidak hanya melihat luas lahan, tetapi juga memperhatikan aksesibilitas, kondisi geografis, dan kesiapan infrastruktur pendukung. Evaluasi tersebut diperlukan agar Sekolah Rakyat nantinya dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Rombongan dari Pemerintah Provinsi Kepri turut melibatkan sejumlah instansi terkait, mulai dari bidang pendidikan, sosial, hingga infrastruktur. Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan bahwa pembangunan sekolah tidak hanya soal gedung, tetapi juga kesiapan sistem pendukungnya.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menilai keberadaan Sekolah Rakyat akan membuka akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan harus direncanakan secara matang agar benar-benar menjawab kebutuhan daerah.
"Survei ini dilakukan untuk memastikan lahan yang disiapkan memenuhi berbagai aspek teknis sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai perencanaan," kata Nizar, Rabu 24 Juni 2026.
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Malar mendapat perhatian serius karena diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan di Kabupaten Lingga. Pemerintah ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan belajar yang layak tanpa terkendala keterbatasan fasilitas.
"Kita ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan belajar yang layak," ujarnya.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat tersebut akan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lingga. Sebab membangun sekolah memang membutuhkan biaya, tetapi membiarkan generasi muda kehilangan akses pendidikan jauh lebih mahal dampaknya di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....