Kadin Kepri Dikukuhkan, Targetkan Investasi Industri Masa Depan
- 16 Jun 2026 22:40 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026-2031 resmi dikukuhkan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa, 16 Juni 2026. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, serta dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan jajaran pengurus Kadin Kepri.
Anindya Novyan Bakrie mengatakan, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis yang dapat menjadi modal utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, potensi investasi dan perdagangan internasional di wilayah tersebut perlu terus didorong melalui pengembangan industri yang berorientasi masa depan.
"Kita berharap pertumbuhan ekonomi Kepri terus meningkat melalui investasi yang besar, industri yang jelas, dan perdagangan yang mendunia," ujar Anindya Novyan Bakrie.

Anindya menjelaskan, peluang pengembangan sektor industri di Kepri tidak hanya terbatas pada industri konvensional. Kawasan tersebut dinilai memiliki prospek besar untuk pengembangan manufaktur berteknologi tinggi, industri ramah lingkungan, hingga pengembangan pusat kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
"Ini menjadi potensi besar yang harus dipersiapkan sejak sekarang," ucapnya.
Menurutnya, iklim investasi yang kondusif menjadi faktor penting dalam menarik minat investor. Sehingga, sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, serta kawasan perdagangan bebas diharapkan dapat terus diperkuat guna mendukung peningkatan investasi di daerah.
"Kami mendukung Kepri untuk terus menjadi Free Trade Zone secara lebih menyeluruh," tuturnya.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, berharap kepengurusan baru Kadin Kepri dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Hal ini, dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah.
"Semoga setelah dilantik dapat menjadi mitra strategis daerah dan bersama menunjukkan Kepri memiliki nilai ekonomi yang strategis," ujar Ansar Ahmad
Ansar menambahkan, Pemprov Kepri akan menindaklanjuti berbagai masukan dari Kadin Indonesia. Hal ini, termasuk mengoptimalkan kawasan ekonomi yang telah ada serta membuka peluang pengembangan kawasan baru yang mampu mendukung pertumbuhan investasi.
"Kita memiliki kedekatan dengan berbagai negara dan berada di kawasan Selat Malaka," ucapnya.
Ketua Kadin Kepulauan Riau, Mustava, mengatakan, pihaknya optimistis Kepri tetap menjadi salah satu tujuan investasi unggulan di Indonesia. Menurutnya, keberadaan kawasan Free Trade Zone (FTZ) serta berbagai kemudahan perizinan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor.
"Dengan adanya FTZ dan kemudahan perizinan, kami optimistis ekonomi Kepri akan tumbuh lebih maju pada tahun ini dan di masa mendatang," ujar Mustava.

Mustava menambahkan, struktur kepengurusan Kadin Kepri periode 2026-2031 disusun untuk menjawab dinamika ekonomi yang terus berkembang dan meningkatkan kesiapan daerah dalam menyambut masuknya investasi baru.
"Kami membentuk kepengurusan yang strategis agar mampu menyesuaikan kebutuhan ekonomi dan menjawab minat investor," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....