Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sukseskan PKG 2026
- 10 Jun 2026 05:27 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi Teknis Lintas Sektor Pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026 di Hotel Aston Tanjungpinang, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan guna mendukung percepatan pelaksanaan program kesehatan gratis di Kota Tanjungpinang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan keberhasilan program kesehatan gratis tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai sektor lainnya. Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, menyusun strategi, serta meningkatkan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis agar dapat terlaksana secara optimal, efektif, dan tepat sasaran," kata Rustam.
Rustam menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan peserta dari berbagai unsur pemerintahan, pendidikan, dan organisasi terkait. Hari pertama diikuti 67 peserta yang membahas pelaksanaan PKG bagi masyarakat umum, sedangkan hari kedua diikuti 173 peserta yang fokus pada pelaksanaan PKG di lingkungan sekolah.
"Kami juga menghadirkan berbagai narasumber dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dinas Pendidikan, hingga Kabupaten Bintan untuk berbagi strategi percepatan pelaksanaan PKG," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rustam mengungkapkan capaian PKG di Kota Tanjungpinang masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah. Hingga awal Juni 2026, capaian program baru mencapai 2,4 persen, sementara target pertengahan tahun seharusnya sudah mencapai 20 persen.
“Oleh karena itu perlu koordinasi yang luar biasa, perjuangan yang keras, dan percepatan yang lebih mantap agar target-target ini bisa dicapai pada akhir tahun,” tuturnya.
Ia menilai rendahnya capaian tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan karena masih banyak layanan kesehatan yang belum tercatat dalam sistem pelaporan. Menurutnya, berbagai kegiatan seperti imunisasi, posyandu, pemeriksaan kesehatan sekolah, hingga layanan bagi lansia berpotensi meningkatkan capaian apabila seluruh data tercatat dengan baik.
"Masih banyak loss of opportunity karena masyarakat yang sudah mendapatkan layanan kesehatan belum seluruhnya tercatat sebagai capaian PKG," katanya.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menekankan pentingnya pencatatan dan pelaporan yang akurat dalam mendukung keberhasilan program. Ia meminta seluruh puskesmas dan pihak terkait meningkatkan kedisiplinan dalam menginput data agar capaian yang telah dilakukan dapat terukur dan terdokumentasi dengan baik.
"Kita sudah bekerja keras, tetapi karena sistem pencatatan dan pelaporan tidak berjalan maksimal, capaian yang terlihat hanya 2,4 persen. Ini harus menjadi perhatian bersama," ucap Raja Ariza.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....