Kejar Target: Pemprov Kepri Pacu Pembangunan 32 Gerai Segera Beroperasi

  • 09 Jun 2026 18:44 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI. CO. ID, Tanjungpinang - Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kepri, Riki Rionaldi, mengungkapkan pembangunan infrastruktur gerai koperasi terus dipacu untuk mendukung target peluncuran nasional. Saat ini, sebanyak 23 unit gerai telah rampung dibangun, sementara 9 unit lainnya masih dalam tahap konstruksi.

"Setiap gerai yang sudah selesai dibangun saat ini masih menunggu pengiriman logistik perangkat pendukung seperti rak, CCTV, mesin kasir, hingga kendaraan operasional," ujar Riki Rionaldo di Tanjungpinang, Selasa 9 Juni 2026.

Riki menegaskan, pihaknya menargetkan seluruh gerai siap beroperasi tepat sebelum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81. "Kami mengejar target peluncuran berikutnya pada 16 Agustus 2026, sehari sebelum peringatan hari kemerdekaan," ujarnya.

Terkait percepatan ini, Dinas Koperasi dan UKM Kepri telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten/kota serta Kementerian Koperasi. Kolaborasi ini melibatkan unsur TNI untuk memastikan akselerasi pembangunan berjalan optimal di seluruh wilayah.

Kendati demikian, tantangan geografis berupa ketersediaan lahan di wilayah kepulauan menjadi kendala utama dalam penyediaan gerai. "Kami sudah melaporkan kondisi ini kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri Koperasi agar mendapat solusi adaptasi sesuai karakter wilayah Kepri," Riki, menjelaskan.

Mengenai operasional, beberapa koperasi yang telah berjalan saat ini masih menempati lokasi sementara karena menunggu penyelesaian gerai permanen. Riki memandang proses transisi ini sebagai bagian dari tahapan pelatihan bagi pelaku koperasi untuk membangun kemandirian bisnis.

"Mereka masih menempati tempat sementara, bagi kami ini merupakan latihan untuk berbisnis sebelum masuk ke gerai sebenarnya, " tuturnya.

Ia mendorong pengelola koperasi untuk lebih kreatif dalam mengelola gerai yang memiliki luas 20x30 meter tersebut agar tidak hanya bergantung pada penjualan sembako. "Bisnis di gerai ini harus beragam, mulai dari rantai pasok dingin hasil perikanan, bahan bangunan dan lain-lain," ucapnya.

Dinas Koperasi dan UKM Kepri berharap diversifikasi usaha ini mampu meningkatkan daya saing koperasi di daerah. Inovasi tersebut diharapkan menjadikan gerai sebagai pusat aktivitas ekonomi yang produktif bagi masyarakat desa dan kelurahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....