Pendampingan dan Edukasi Diperlukan dalam Pengurangan Sampah
- 01 Jun 2026 07:06 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Bank Sampah Induk (BSI) Pensosmas terus mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah untuk mengurangi sampah. Inovasi yang dilakukan tidak hanya fokus dalam pengumpulan dan pengelolaan sampah, akan tetapi juga program pendampingan dan edukasi.
Ketua BSI Pensosmas Tanjung Uban, Miswanto, mengatakan melalui berbagai program masyarakat diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri dan bertanggung jawab. Salah atu langkah inovatif yang dilakukannnya dengan pendampingan pengelolaan sampah organic di sekolah-sekolah.
Program ini bertujuan agar sampah organik dapt dimanfaatkan secara lebih bermanfaat. Dicontohkannya seperti dijadikan media tanaman sehingga lingkungan dapat lebih bersih.
“Program ini menjadikan sampah organik tidak dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah,” ujar MIswanto, Minggu, 31 Mei 2026.
Pihaknya, juga menekankan untuk pemilihan sampah dilakukan di rumah masing-masing. Melalui pemilhan sampah dari rumah juga dapat mengurangi volume sampah di TPA, atau menumpuk di tempat-tempat pembuangan sampah.
“Sampah yang kita hasilkan bukanlah sampah orang lain, sehingga tidak ada salahnya jika kita mulai mengurangi sampah dengan pemilahan yang dilakukan dirumah,” ujarnya.
Dalam rangka mengurangi volume sampah, berbagai inovasi terus dikembangkan oleh BSI Pensosmas. Langkah yang dilakukan bukan hanya sebatas selogan tetapi konsisten melalui pendampingan yang berkelanjutan.
“Melalaui inovasi yang dilakukan masyarakat diharapkan lebih peduli dan katif dalam pengelolaan sampah. Karena mengurangi sampah tidak cukup dengan ajakan atau slogan tetapi pendmpingan yang konsisten,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....