BSI Pensosmas Terbentuk dari Keprihatinan Penumpukan Sampah dan Keterbatasan
- 01 Jun 2026 07:05 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Bank Sampah Induk (BSI) Pensosmas Tanjung Uban terbentuk berawal dari keprihatinan terhadap ekonomi dan penumpukan sampah. Melalui, hal tersebut Miswanto dan teman-temannnya berfikir untuk membantu masyarakat dan pemerintah melalui pemilahan sampah.
Ketua BSI Pensosmas Tanjung Uban, Miswanto, mengatakan awalnya dair keinginannya untuk membantu masyarakat ditengah keterbasatan ekonomi akibat Covid-19. Untuk membantu tersebut, dirinya bukanlah orang yang berada, namun melihat peluang dan potensi yang ada, dirinya merasa mampu berkontribusi melalui langkah sederhana pemilihan sampah.
Menurutnya langkah tersebut, sebagai solusi untuk membantu mengurangi beban pemerintah dalam mengurangi sampah. Sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemilahan sampah.
“Jika masyarakat ingin menambah penghasilan silahkan lakukan pemilihan sampah, langkah tersebut secara tidak langsung membantu pemerintah mengurangi sampah yang ada,” ujar Miswanto, Minggu, 31 Mei 2026.
Sejak tahun 2021 hingga saat ini pihaknya terus melakukan upaya dari pendampingan di tingkat rumah tangga, bank sampah hingga komunitas penggiat lingkungan. Dirinya juga mendapat dukungan dari pemerintah untuk melakukan programnya.
Dari yang awalnya dampaknya kecil dan hanya sebagain kecil masyarakat yang ikut melakukan pemilahan sampah. Dengan terus berkelanjutan dan konsisten pihaknya medampingi dan memperluas komunitasnya dalam mengurangi polusi sampah.
“Inisiatif ini diharapakan mampu mengubah paradigma pengelolaan sampah dari sekedar limbah menjadi sumber penghasilan dan solusi keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....