Damkar Daik Evakuasi Ular dan Musnahkan Sarang Tawon
- 26 Mei 2026 14:24 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Lingga kembali melakukan penanganan hewan berbahaya di wilayah permukiman warga. Petugas mengevakuasi seekor ular cincin dan memusnahkan sarang tawon di kawasan Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga.
Laporan pertama diterima petugas melalui sambungan telepon dari warga. Warga yang melihat seekor ular cincin sepanjang kurang lebih 1,5 meter berada di dalam selokan depan sebuah butik di kawasan Tande Hulu, RT 02/RW 03, Kelurahan Daik.
Mendapat laporan tersebut, personel Damkar Daik Lingga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dengan menggunakan stik penjepit khusus, ular berhasil dievakuasi dan diamankan tanpa menimbulkan korban.
Saat proses evakuasi ular berlangsung, warga sekitar kembali melaporkan adanya sarang tawon di pekarangan rumah yang berada tidak jauh dari lokasi pertama. Petugas kemudian melanjutkan penanganan kedua di lokasi tersebut.
Evakuasi sarang tawon dilakukan menggunakan metode pembakaran secara terukur dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia di lapangan. Proses pemusnahan berlangsung aman hingga sarang berhasil dibersihkan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menggunakan tiga stik penjepit, satu goni untuk proses pembakaran sarang tawon, serta didukung empat unit kendaraan pribadi personel yang digunakan menuju lokasi kejadian.
Danton Damkar Daik Lingga, Zainudin mengatakan pihaknya terus siaga merespons setiap laporan masyarakat terkait keberadaan hewan berbahaya di lingkungan permukiman.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan hewan berbahaya seperti ular maupun sarang tawon di sekitar rumah. Jangan mencoba menangani sendiri karena dapat membahayakan keselamatan,” ujar Zainudin, Senin 25 Mei 2026.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama terhadap potensi gangguan dari hewan liar maupun berbahaya di lingkungan permukiman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....