Kemendukbangga Wujudkan Lansia SMART di Sekolah Lansia Rumah Bahagia Bintan

  • 25 Mei 2026 18:25 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat program Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA) melalui intervensi pemberdayaan multi sektor. Langkah ini diambil guna mewujudkan generasi lansia yang sehat, aman, aktif berpartisipasi, dan bermartabat dalam menghadapi era aging population.

Wakil Menteri Kemendukbangga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, meninjau langsung pelaksanaan Sekolah Lansia di Rumah Bahagia, Kabupaten Bintan. Kehadiran program prioritas ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menerapkan pendekatan siklus hidup untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Program ini berjalan dengan baik, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka di Rumah Bahagia Kabupaten Bintan, Kepri, Senin 25 Mei 2026.

Menurutnya, melalui Sekolah Lansia, para peserta yang terdiri dari kakek dan nenek mendapatkan berbagai materi pembelajaran yang mendukung konsep active ageing. Hingga saat ini, proses pembelajaran di Rumah Bahagia Bintan tersebut telah berhasil memasuki pertemuan kelas yang kesembilan.

“Karena yang paling penting bagaimana dilanjut usia masyarakat kita bisa mencapai kebahagian bisa senang dan berinteraksi dengan yang lain,” ujarnya.

Aktivitas di sekolah ini dirancang secara interaktif, mulai dari pemberian edukasi kesehatan hingga kegiatan seni seperti menyanyi dan menari bersama. Pendekatan rekreatif tersebut terbukti efektif dalam menjaga kesehatan mental serta kebahagiaan para lansia.

Wamendukbangga menjelaskan bahwa interaksi sosial yang terjalin antarpeserta di dalam kelas sangat penting untuk menjaga semangat hidup mereka. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kurikulum, para lansia ini nantinya akan dikukuhkan melalui prosesi wisuda resmi menggunakan toga.

“Selesai mengikuti program sekolah lansia nanti ada wisuda, ini sesuatu yang berbeda menjadi kebahagiaan bagi mereka,” tuturnya.

Pemerintah berharap pengalaman belajar yang menyenangkan ini dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kelompok usia lanjut. Di sisi lain, program ini juga diarahkan untuk memicu kemandirian dan solidaritas yang kuat antar generasi.

Selain berfokus pada lansia, Kemendukbangga tetap mengintegrasikan program pencegahan stunting melalui gerakan orang tua asuh di wilayah tersebut. Sinergi antara pemenuhan gizi balita dan pemberdayaan lansia ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan keluarga yang utuh.

Melalui kolaborasi masif bersama BUMN, swasta, dan masyarakat, implementasi program SIDAYA di Bintan berjalan dengan capaian akseptor yang sangat baik. Pemerintah berkomitmen menuntaskan program siklus hidup ini demi mencetak masyarakat yang sejahtera dari usia dini hingga masa tua.

“Kita mengajak berbagai lapisan masyarakat berkolaborasi berkomitmen menuntaskan program ini,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....