Pemko Tanjungpinang Dorong Pengelola Pasar Sejati KM 8 Tingkatkan Pelayanan

  • 21 Mei 2026 15:35 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menilai keberadaan Pasar Sejati KM 8 Atas masih memiliki peluang untuk berkembang meski menghadapi persaingan dengan pasar lainnya di Kota Tanjungpinang. Pemko juga mendorong pengelola pasar untuk terus berinovasi demi menarik minat masyarakat, Kamis, 21 Mei 2026.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan, pasar tersebut telah resmi beroperasi. Sehingga, masyarakat memiliki hak untuk menentukan pilihan tempat berbelanja sesuai kebutuhan masing-masing.

“Kalau peresmian memang sudah diresmikan, namanya memberikan pelayanan, masyarakat tentu berhak memilih,” ujar Zulhidayat.

Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi motivasi bagi pengelola pasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan maupun penyesuaian harga agar mampu bersaing dengan pasar lain. Ia berharap perputaran ekonomi di Pasar Sejati dapat berjalan lebih baik ke depannya.

“Kita mengajak pengelola pasar untuk berbenah, meningkatkan pelayanan sampai harga bisa disamakan dengan pasar yang lain,” ucapnya.

Zulhidayat menegaskan, Pemko Tanjungpinang tidak dapat melakukan intervensi terlalu jauh terhadap pengelolaan pasar tersebut. Hal ini dikarenakan, pengoperasiannya berada di bawah pihak ketiga.

“Karena pasarnya dikelola pihak ketiga, kami tidak bisa intervensi terlalu jauh,” tuturnya.

Menanggapi anggapan masyarakat terkait pagar di bagian depan pasar yang dinilai membuat akses terlihat tertutup, Zulhidayat menyebutkan, faktor harga justru lebih memengaruhi minat masyarakat untuk berbelanja. Hal ini, dibandingkan sarana dan prasarana pasar.

“Contohnya masyarakat Tanjungpinang Barat belanja sampai ke Pinang Lestari atau Bintan Center karena dianggap lebih murah,” katanya.

Ia membantah, anggapan bahwa Pasar Sejati tutup beroperasi. Menurutnya, pengelola saat ini masih terus berupaya mencari inovasi untuk menarik kembali minat konsumen.

“Saya pikir bukan tutup, mungkin sedang berupaya berinovasi bagaimana meraih hati konsumen,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....