Lingga Dominasi Posyandu Aktif Tingkat Nasional Tahun 2026
- 13 Mei 2026 14:47 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Kabupaten Lingga kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Prestasi tersebut melalui pelaksanaan Semarak Hari Posyandu Nasional Tahun 2026.
Provinsi Kepulauan Riau berhasil masuk jajaran lima besar nasional. Tentunya dengan total 270 Posyandu aktif yang mempublikasikan kegiatan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Lingga tampil sebagai kontributor terbesar di Provinsi Kepri. Dengan sebanyak 170 Posyandu aktif ikut menyemarakkan kegiatan tersebut.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Lingga dalam mendukung pelayanan kesehatan. Dan pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Peran kader Posyandu, operator publikasi desa, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat disebut menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut.
Ketua Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat. Karena telah berkontribusi membawa nama Lingga bersinar di tingkat nasional.
“Prestasi ini adalah hasil kerja bersama. Mulai dari kader Posyandu, operator desa, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat yang begitu antusias mendukung kegiatan Posyandu,” ujar Maratusholiha, Selasa 12 Mei 2026.
Dikatakan Maratusholiha, bahwa capaian tersebut membuktikan bahwa semangat pelayanan masyarakat di desa-desa Kabupaten Lingga tetap tumbuh dan berkembang. Bahkan di tengah berbagai keterbatasan, Posyandu di Lingga tetap aktif memberikan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.
“Kabupaten Lingga membuktikan bahwa semangat pelayanan masyarakat di desa tetap kuat dan terus berkembang,” katanya.
Maratusholiha berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu yang aktif, inovatif, dan berkelanjutan. Selain itu, keberhasilan tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun Posyandu yang maju dan partisipatif.
Di balik prestasi nasional itu, ada kerja keras para kader yang kadang lebih sibuk dari notifikasi grup WhatsApp keluarga. Bedanya, kader Posyandu benar-benar datang membawa solusi, bukan sekadar pesan “pagi semua” lalu hilang tanpa kabar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....