Akademisi Soroti Tantangan Pendidikan Kepri di Era Digital dan AI

  • 06 Mei 2026 14:24 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Akademisi menilai tantangan pendidikan di wilayah Kepulauan Riau semakin kompleks seiring perkembangan teknologi. Hal ini, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang turut memengaruhi pola belajar dan karakter generasi muda, Rabu, 6 Mei 2026.

Akademisi STISIPOL Raja Haji, Endri Sanopaka, mengatakan, bahwa pendekatan pendidikan tidak bisa disamaratakan. Hal ini dikarenakan kondisi geografis Indonesia yang beragam, termasuk wilayah kepulauan seperti Kepri.

“Indonesia ini punya tantangan yang berbeda-beda, termasuk di wilayah kepulauan seperti Kepri dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Endri Sanopaka.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter generasi penerus. Hal ini dinilai penting di tengah kemudahan akses teknologi saat ini.

“Yang terpenting adalah bagaimana pendidikan itu membentuk karakter generasi, bukan hanya soal kualitas akademik,” ucapnya.

Endri menyebutkan, kemudahan teknologi, termasuk AI, berpotensi membuat siswa menjadi terlalu bergantung. Sehingga tidak melalui proses pembelajaran yang mendalam.

“Dengan kemudahan aplikasi, akhirnya jadi bergantung tanpa proses, ini yang bisa membentuk karakter yang berbeda dibanding generasi sebelumnya,” tuturnya.

Endri menambahkan, meskipun teknologi membawa banyak manfaat, generasi muda tetap harus memiliki karakter kuat sebagai pembeda dari teknologi itu sendiri. Ia berharap dunia pendidikan mampu menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan pembentukan karakter agar generasi muda tetap memiliki identitas dan daya saing di tengah perkembangan zaman.

“AI tidak punya karakter, sementara manusia harus punya karakter, itu yang harus kita jaga,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....