PKK Tanjungpinang Soroti Ancaman Kekerasan di Era Digital

  • 05 Mei 2026 12:51 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni, menegaskan pentingnya kesetaraan gender sebagai kunci utama dalam mencegah kekerasan seksual. Terutama di berbagai lini kehidupan, mulai dari keluarga, pendidikan hingga masyarakat.

Di era digital saat ini, ia menilai tantangan justru semakin kompleks, terutama karena menurunnya empati sosial di tengah kemajuan teknologi. “Teknologi semakin maju, namun empati kita jangan sampai ikut menurun. Kekerasan sering berawal dari pola pikir yang keliru terhadap sesama,” kata Weni, Selasa 5 Mei 2026.

Weni menjelaskan, kekerasan seksual tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga dapat berupa pelecehan verbal, tekanan psikologis, hingga eksploitasi di ruang digital. Ia menyoroti masih banyak kasus yang tidak terungkap karena korban merasa takut, malu, atau tertekan oleh lingkungan.

Ia pun mendorong generasi muda untuk berani bersuara dan tidak memilih diam saat melihat atau mengalami kekerasan. “Jangan diam. Berani bicara dan melapor adalah langkah awal menghentikan kekerasan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Weni menekankan bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk merasa aman dan dihargai, tanpa adanya diskriminasi. “Kesetaraan gender adalah tentang saling menghormati dan menjaga martabat manusia,” tuturnya

Weni juga mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta membangun karakter berbasis nilai moral dan keagamaan. “Masyarakat harus menjadi agen perubahan, peduli, berani bersikap, dan aktif menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari kekerasan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....