Kebutuhan Pupuk Menjadi Poin Utama Keluhan Petani di Kepri

  • 30 Apr 2026 14:32 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Sudah enam bulan terakhir ini, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPD Provinsi Kepri melakukan pendataan kebutuhan kelompok tani. Hasil Survei Kelompok Tani (Poktan), terdapat dua poin utama yang harus di perhatikan yaitu lahan dan kebutuhan pupuk.

"Kedua ini merupakan domain utama yang sangat penting dan harus diperhatikan secara khusus," ujar DPD HKTI Kepri, Budi Lesmana, Kamis, 30 April 2026.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pupuk di Kepri, HKTI aktif melakukan dialog dengan berbagai sumber termasuk pihak Pupuk Indonesia. Melalui data yang telah dipelajari, pihaknya dapat mengembangkan program untuk penambahan kuota pupuk.

Penambahan kuota ini dilakukan, karena adanya perhatian khusus terkait program ketahanan pangan oleh HKTI Kepri. Pihaknya juga merancang program penambahan kuota pupuk khusus untuk penerima pupuk subsidi.

"Kami telah berkomunikasi dengan pihak pupuk Indonesia untuk mendukung kebutuhan pupuk subsidi tersebut," tuturnya.

Fakta di lapangan ada petani yang semangat bertani namun dalam prosesnya tidak mendapat pupuk yang cukup. Di contohkannya, satu kelompok tani mengajuka satu ton pupuk.

Tetapi, saat pengambilan mereka hanya mendapatkan tiga goni pupuk. Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian bersama agar tidak mematahkan semangat petani untuk menanam.

"Jika petani sudah patah semangat, maka upaya pengembangan swasembada pangan akan sulit tercapai," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....