Petani Sei Lekop Rasakan Manfaat Ekonomi dari Budidaya Padi Gogo
- 29 Apr 2026 09:59 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Bintan – Petani padi gogo di Kelurahan Sei Lekop, Kabupaten Bintan, mulai merasakan manfaat ekonomi dari budidaya padi gogo yang saat ini didorong pemerintah sebagai bagian dari program swasembada pangan. Salah seorang petani di Sei Lekop, Saderi, mengatakan pada musim panen kedua pihaknya berhasil memanen padi dari lahan seluas 1,4 hektare.
“Alhamdulillah, dari lahan 1,4 hektare kami memperoleh kurang lebih 1 ton padi basah,” ujar Saderi, Rabu 29 April 2026.
Menurutnya, kondisi lahan di Bintan dinilai cukup cocok untuk pengembangan padi gogo. Namun karena program tersebut masih dalam tahap awal, petani masih membutuhkan pembinaan dan pendampingan.
| Baca juga: Bupati Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Sei Jati |
“Lahannya cocok untuk tanaman padi, cuma kami masih tahap awal sehingga masih perlu bimbingan dan pembinaan,” ujarnya.
Dari hasil panen tersebut, Saderi memperkirakan jika seluruh padi digiling dapat menghasilkan sekitar 650 kilogram beras. Ia mengaku menjual beras hasil panennya seharga Rp15 ribu per kilogram kepada masyarakat di sekitar wilayah tempat tinggalnya.
“Kalau digiling semua, hasilnya sekitar 650 kilo beras. Saya jual Rp15 ribu per kilo dan biasanya ada yang pesan dari sekitar sini,” Ia menambahkan.
Saderi menilai budidaya padi gogo cukup membantu perekonomian petani karena modal yang dibutuhkan relatif tidak besar. Selain itu, ia menyebut dukungan pemerintah cukup dirasakan melalui bantuan pupuk, kemudahan akses solar, serta pendampingan dari penyuluh pertanian.
“Saya berterima kasih kepada penyuluh pendamping yang sangat antusias mendukung program swasembada pangan berkelanjutan ini,” ucapnya.
Ke depan, Saderi berharap program pengembangan padi gogo terus berlanjut disertai bantuan sarana pertanian. Termasuk alat mesin pertanian seperti hand tractor berbahan bakar solar yang telah diajukan kelompok tani.
“Mudah-mudahan ke depan penanaman padi ini bisa terus berkembang dan berkelanjutan,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....