Terkendala Pengalaman, Lulusan Baru Sulit Lolos Rekrutmen pekerjaan

  • 23 Apr 2026 11:47 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Penciptaan lapangan kerja baru dinilai paling realistis membantu anak muda yang baru lulus memasuki dunia kerja. Pelatihan dan bantuan modal tetap penting, namun belum cukup menjawab kebutuhan mendesak para lulusan tanpa pengalaman.

Koordinator Program Studi Magister Manajemen di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Asmaul Husna, mengatakan peluang kerja konkret lebih dibutuhkan dibanding program teoritis. Ia mencontohkan upaya pemerintah pusat membuka rekrutmen besar sebagai langkah awal bagi untuk mengurangi pengangguran.

“Yang paling mudah dirasakan untuk anak muda saat ini adalah tersedianya lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Asmaul Husna, Kamis, 23 April 2026.

Lulusan perguruan tinggi sering terkendala pengalaman ketika mencoba mengikuti program rekrutmen skala besar. Kondisi ini membuat sebagian dari mereka merasa kesulitan bersaing meski peluang dibuka cukup besar.

“Mahasiswa yang baru selesai kuliah tetap terbentur syarat pengalaman kerja saat mengikuti seleksi,” katanya.

Ia juga menyoroti opsi berwirausaha yang kerap dianggap solusi, namun praktiknya memerlukan modal dan kesiapan menghadapi daya beli masyarakat yang menurun. Persaingan usaha yang tinggi membuat langkah ini tidak selalu mudah bagi pemula.

“Membuka usaha sendiri tidaklah sesederhana, banyak faktor yang harus dipertimbangkan saat memulai seperti modal, value, mental yang kuat,” tuturnya.

Pelatihan workshop tetap bermanfaat tetapi perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis yang lebih mudah untuk dipraktekan. Lulusan S1 dinilai telah memiliki dasar pengetahuan sehingga yang dibutuhkan adalah akses kerja nyata.

“Yang paling dibutuhkan sekarang bukan sekadar pelatihan ketrampilan, tetapi kesempatan kerja di Indonesia untuk masyarakat,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....