Reni Soroti Kesenjangan Literasi Digital Perempuan di Wilayah Pesisir
- 22 Apr 2026 13:00 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kesenjangan literasi digital bagi perempuan di wilayah pesisir masih menjadi perhatian dalam momentum Hari Kartini. Keterbatasan fasilitas dan akses teknologi dinilai memengaruhi kemampuan sebagian perempuan memperoleh informasi secara digital.
Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Reni, mengakui kondisi geografis menjadi salah satu tantangan pemerataan literasi digital. Menurutnya, perempuan di wilayah pinggiran membutuhkan pendampingan melalui sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan.
“Kita sadari masih ada teman-teman di pesisir yang belum maksimal mendapatkan akses layanan komunikasi, karena keterbatasan fasilitas pendukung, seperti sinyal seluler dan layanan internet,” ujar Reni, Rabu, 22 April 2026.
Ia meyakini upaya peningkatan pemahaman literasi digital perlu dilakukan secara bertahap dan konsisten. Kegiatan pelatihan, seminar, dan edukasi dinilai penting agar perempuan di pesisir memiliki semangat yang sama dengan perempuan di wilayah perkotaan.
“Saya yakin seiring waktu, kemampuan literasi digital di pesisir akan terus berkembang,” katanya.
Reni juga menyinggung peran perempuan di Tanjungpinang yang saat ini semakin terlihat di berbagai jabatan strategis. Dari 30 anggota DPRD, terdapat 7 orang perempuan yang menjadi anggota legislatif, bisa di sebut sebagai Kartini masa kini di bidang pemerintahan.
“Kita di Kota Tanjungpinang ini punya banyak Kartini-kartini masa kini yang sedang berjuang di bidangnya masing-masing,” tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa kesetaraan gender yang dirasakan saat ini merupakan hasil perjuangan panjang perempuan yang harus terus dijaga. Perempuan, menurutnya, tetap memiliki tanggung jawab kodrati dalam keluarga di tengah peran publik yang dijalankan.
“Semangat Kartini harus terus kita jaga sambil tetap menjalankan peran dasar sebagai perempuan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....