BMKG Tanjungpinang Imbau Kesiapan dan Mitigasi Dampak El Nino “Godzilla”

  • 20 Apr 2026 15:29 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino kuat yang kerap disebut sebagai El Nino Godzilla. Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Hayu Nur Mahron, menjelaskan bahwa istilah El Nino Godzilla sebenarnya bukan istilah ilmiah resmi, melainkan sebutan yang digunakan untuk menggambarkan kejadian El Nino dengan kategori sangat kuat.

“Secara ilmiah, istilah El Nino Godzilla itu tidak resmi. Sebutan ini muncul ketika kejadian El Nino berada pada kategori yang sangat kuat, dengan indeks pemantauan suhu muka laut berada di atas 2,0 derajat Celsius,” jelas Hayu, Senin 20 April 2026.

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal, aktivitas konvektif atau pembentukan awan hujan biasanya berada di wilayah Samudra Pasifik bagian barat dan kawasan Indonesia bagian timur. Kondisi ini menyebabkan curah hujan terkonsentrasi di wilayah tersebut.

Namun saat terjadi El Nino yang sangat kuat, suhu muka laut di Samudra Pasifik timur mengalami peningkatan di atas kondisi normal. Akibatnya, aktivitas konvektif bergeser ke arah Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.

“Ketika suhu muka laut di wilayah Pasifik timur menghangat, pusat pembentukan awan hujan ikut bergeser ke sana. Dampaknya, wilayah Indonesia bagian tengah dan timur mengalami penurunan curah hujan,” ujarnya.

Penurunan intensitas hujan ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. BMKG Tanjungpinang mengingatkan pentingnya langkah mitigasi sejak dini.

“Langkah mitigasi seperti penghematan penggunaan air, pemantauan wilayah rawan kebakaran, serta koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim resmi dari BMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi yang tepat. Dengan kesiapan dan mitigasi yang matang, diharapkan dampak fenomena El Nino kuat dapat diminimalkan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun sektor pertanian dan perikanan di wilayah Kepulauan Riau.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....