Dampak Kekeringan di Tanjungpinang Kian Mengkhawatirkan.
- 20 Apr 2026 15:21 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Dampak kekeringan yang melanda wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan mulai menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, terutama terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kepala Bidang Kedaruratan, Pusdalops-PB, Logistik, dan Peralatan BPBD Kepulauan Riau, Muhammad Yazid, mengatakan bahwa pemerintah Kota Tanjungpinang telah bergerak cepat dengan membentuk tim satuan tugas (satgas) air bersih guna mengantisipasi dampak yang lebih luas.
Menurutnya, persoalan yang paling krusial saat ini adalah menurunnya ketersediaan sumber air bersih secara signifikan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan sementara, persediaan air bersih yang tersedia diperkirakan hanya mampu bertahan beberapa hari ke depan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila tidak ada tambahan pasokan maupun hujan dalam waktu dekat.
“Wilayah Kota Tanjungpinang dan Bintan saat ini menjadi perhatian serius. Untuk pemerintah kota, sudah dibentuk tim satgas air bersih. Masalah yang paling krusial adalah ketersediaan air bersih, karena terjadi pengurangan sumber air yang cukup signifikan,” ujar Muhammad Yazid, Senin 20 April 2026.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Bintan. Muhammad Yazid menyebut, sejumlah waduk yang menjadi sumber utama pasokan air kini berada dalam kondisi memprihatinkan dengan volume air yang terus menurun.
“Sementara di Bintan, kondisi waduk sudah sangat memprihatinkan. Debit air terus menyusut akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir,” tambahnya.
BPBD Kepri bersama pemerintah daerah terus melakukan langkah mitigasi, termasuk koordinasi lintas instansi untuk memastikan distribusi air bersih tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian sehari-hari guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis air yang lebih parah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....