DP3AP2KB Dorong Kesadaran Masyarakat Terkait KDRT Melalui Sapa
- 15 Apr 2026 15:59 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pelaporan masyarakat yang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih rendah. Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kepri memanfaat relawan Sahabat Perempuan dan Anak (Sapa) untuk mengedukasi masyarakat.
Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DP3AP2KB Kepri, Yuli Munir, mengatakan rendahnya pelaporan korban KDRT di masyarakat disebabkan oleh berbagai faktor. Hasil pemetaan dilapangan oleh pihaknya pertama disebabkan oleh tidak tahun harus melapor kemana.
Merasa malu atas pandangan masyarakat sekitar ketika melaporkan kejadian di rumah tangganya. Takut dengan keluarga suaminya serta pertimbangan ekonomi dan ketergantungan secara finansial dari suami.
“Saya tidak mampu secara ekonomi dan maish bergantung sama suami, banyak pertimbangan-pertimbangan seperti itu yang membuat perempuan masih bertahan,” ujar Yuli Munir, Rabu, 15 April 2026.
Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat melakukan pelaporan ketika mendapat kekersan di rumah tangganya. Pihaknya memanfaatkan Sahabat Perempuan dan Anak (Sapa) dan aktivitas lainnya untuk mengedukasi masyarakat terkait KDRT.
Mereka sebagai perpanjangan tangan dari pihaknya untuk melakukan sosialisasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat salah satunya terkait dengan KDRT. Selain itu relawan tersebut anantinya juga menjadi pihak pertama yang turun saat ada kasus kekersan pada perempuan dan anak.
“Mereka nanti jadi pihak pertama yang turun saat ada kasus, kemudian berjenjang dengan kami untuk penaganan lebih lanjut,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....