Latopslagab 2026 Uji Kesiapan Tempur Alutsista TNI AL

  • 15 Apr 2026 14:01 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto menghadiri pembukaan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) Tahun Anggaran 2026. Hal ini dihadiri, secara video conference, di Markas Komando Koarmada I, Tanjungpinang, Selasa, 14 April 2026.

Kegiatan pembukaan dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Denih Hendrata. Latihan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam memperkuat kebijakan pertahanan negara di wilayah laut, menjaga keutuhan wilayah, serta melindungi bangsa dari berbagai ancaman.

Latopslagab TA 2026 mengusung tema operasi laut gabungan untuk menghancurkan kekuatan armada laut lawan di wilayah operasi Laut Jawa, dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Tema tersebut mencerminkan kesiapan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman melalui operasi terpadu di wilayah perairan strategis.

Pangkoarmada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, menegaskan, bahwa latihan ini menjadi sarana untuk menguji kesiapan tempur alat utama sistem persenjataan, khususnya unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan unsur udara. Selain itu, latihan juga bertujuan meningkatkan interoperabilitas antar unsur guna menciptakan sinergi dalam pelaksanaan operasi gabungan.

“Latopslagab ini merupakan ajang untuk menguji kesiapan tempur alutsista serta meningkatkan interoperabilitas,” ujar Laksamana Madya TNI Denih Hendrata.

Latopslagab TA 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 25 April 2026. Kegiatan diawali dengan tahap Gladi Posko atau command post exercise dan dilanjutkan dengan Gladi Lapangan atau field training exercise sebagai implementasi latihan di medan sesungguhnya.

Kehadiran Pangkoarmada I dalam pembukaan kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh Koarmada I terhadap peningkatan profesionalisme prajurit. Selain itu, juga kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....