Perpustakaan Kepri Siapkan Akses Referensi Jurnal Internasional
- 10 Apr 2026 17:14 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam pengembangan pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terutama untuk penyediaan akses jurnal internasional. Kebutuhan referensi akademik mahasiswa yang terus meningkat mendorong dinas mencari skema layanan yang lebih adaptif.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri, Moh. Bisri, mengatakan langganan jurnal internasional membutuhkan biaya besar. Namun, kebutuhan mahasiswa untuk penyusunan skripsi dan disertasi tidak bisa diabaikan.
“Kami harus menyeimbangkan antara keterbatasan anggaran dan harapan masyarakat terhadap layanan perpustakaan,” ujar Moh Bisri, Jumat, 10 April 2026.
Menurut Bisri, peningkatan pelayanan dilakukan melalui penambahan koleksi fisik dan penguatan akses jejaring perpustakaan. Saat ini jejaring nasional sudah terbangun, dan ke depan akan diperluas hingga tingkat internasional.
“Kami akan mencoba membuka akses ke langganan jurnal internasional agar masyarakat bisa memanfaatkan referensi global secara gratis,” katanya.
Ia menjelaskan skema langganan dinilai lebih efisien dibandingkan membeli langsung jurnal berbayar. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses literatur tanpa membebani anggaran secara berlebihan.
Bisri menegaskan penguatan akses informasi menjadi prioritas agar perpustakaan tetap relevan bagi kalangan akademik. Dengan strategi ini, perpustakaan diharapkan mampu menjadi pusat rujukan ilmiah yang mudah dijangkau mahasiswa di daerah kepulauan.
“Harapannya, mahasiswa tetap bisa mengakses referensi jurnal internasional tanpa terkendala biaya,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....