BPMP Kepulauan Riau Sosialisasikan Lomba Bahan Ajar Digital PAUD

  • 10 Apr 2026 15:50 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar webinar bertajuk “Seruan Lomba Bahan Ajar Digital Interaktif PAUD Tahun 2026” secara daring, Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis mendorong transformasi pembelajaran anak usia dini melalui pemanfaatan teknologi digital yang inovatif dan berkarakter.

Kegiatan ini diikuti kepala satuan PAUD, guru, pengawas, penilik, serta praktisi pendidikan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan untuk meningkatkan mutu pembelajaran berbasis teknologi.

“Kita tidak bisa lagi hanya menjadi pengguna media, guru harus naik level menjadi kreator konten pembelajaran,” kata Kepala BPMP Kepri, Warsita, Jumat, 10 April 2026.

Warsita menilai transformasi digital menuntut perubahan cara pandang pendidik dalam memanfaatkan teknologi. Ia juga menyoroti masih rendahnya partisipasi wilayah kepulauan dalam program nasional dibanding wilayahnya.

“Partisipasi bukan sekadar hadir, tetapi juga ikut melakukan partisipasi inovasi dalam menghadirkan sumber belajar dari daerah sendiri,” ujarnya.

Dalam lomba ini, peserta didorong untuk mengembangkan berbagai jenis bahan ajar digital interaktif, seperti:

  1. Buku digital interaktif yang memadukan teks, gambar, audio, dan aktivitas,
  2. Video pembelajaran interaktif yang melibatkan partisipasi siswa,
  3. serta Game Edukasi yang mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar anak.

Hemat Junaidi selaku Widyaprada Ahli Muda BPMP Kepri, menjelaskan lomba ini dilatarbelakangi kedekatan anak dengan perangkat digital. Menurutnya, anak-anak kini tidak hanya menonton, tetapi aktif berinteraksi dan belajar dari berbagai konten.

“Di sinilah peran guru sangat penting untuk memastikan konten yang dikonsumsi anak tetap bermakna dan menyenangkan,” katanya.

Peserta lomba didorong mengembangkan bahan ajar digital interaktif seperti buku digital, video pembelajaran, dan gim edukasi. Seluruh karya diharapkan menjadi sumber belajar yang kontekstual, menarik, dan mudah digunakan di satuan pendidikan.

Lomba ini melalui tahapan sistematis mulai dari penjaringan ide 11 Maret 2026 hingga 17 April 2026, review ide oleh tim ahli, workshop prototipe, produksi, hingga penilaian berjenjang. Pemenang dijadwalkan diumumkan pada Oktober 2026 setelah peserta didampingi dari tahap ide hingga menjadi produk siap pakai.

“Ini bukan sekadar lomba, tetapi proses belajar bersama bagi para guru untuk memanfaatkan digitalisasi dalam interaksi pembelajaran,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, BPMP Kepri berharap pendidik di wilayah kepulauan semakin aktif berinovasi dan berkontribusi dalam pendidikan nasional. Webinar ini juga menjadi momentum memperkuat ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.

“Dengan ruang kolaborasi dan inovasi kegiatan ini pendidikan Kepri mampu maju dan bersaing di tingkat nasional,” kata Warsita, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....