Profesi Nelayan Dinilai Masih Sangat Layak untuk Generasi Muda

  • 09 Apr 2026 12:35 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Bintan - Profesi nelayan dinilai masih sangat layak dan penting untuk generasi mendatang, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Bintan. Keberadaan nelayan tidak hanya sebagai mata pencaharian, tetapi juga bagian dari identitas daerah kepulauan.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Bintan, Syukur Harianto, mengatakan nelayan memiliki peran vital dalam menyediakan kebutuhan ikan bagi masyarakat. Hasil tangkapan nelayan menjadi pasokan utama di pasar hingga rumah makan.

“Nelayan ini salah satu profesi yang sangat mulia karena menyediakan kebutuhan konsumsi ikan untuk masyarakat Indonesia,” ujar Syukur Harianto, Kamis, 9 April 2026.

Ia menegaskan nelayan tidak boleh hilang dalam pengelolaan sumber daya laut di daerah kepulauan. Karena itu, pemberdayaan dan perhatian terhadap nelayan perlu terus ditingkatkan.

Berdasarkan data perikanan tangkap, jumlah nelayan di Bintan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2017 tercatat sekitar 13 ribu nelayan dan meningkat menjadi sekitar 15 ribu nelayan pada 2021.

“Artinya mata pencaharian sebagai nelayan ini tetap hidup dan terus bertambah setiap tahunnya,” katanya.

Dirinya berharap pemerintah, pelaku industri, dan nelayan dapat saling bersinergi untuk menjaga keberlanjutan profesi ini. Dukungan kebijakan dan penguatan kapasitas nelayan dinilai penting agar hasil tangkapan tetap optimal.

“Nelayan harus lebih diperhatikan lagi agar bisa terus bertahan dan sejahtera kehidupan nelayan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....