Pinjaman Rp400 Miliar, Jadi "Nafas" Pembangunan Strategis Kepri 2026

  • 08 Apr 2026 08:26 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Dinas PUPP Kepulauan Riau mengelola anggaran sebesar Rp362,5 miliar yang dialokasikan untuk membiayai sekitar 30 paket pekerjaan infrastruktur vital di wilayah Kepri. Sebagian besar sumber pendanaan untuk belanja modal ini berasal dari dana pinjaman daerah yang totalnya mencapai Rp400 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau, Rodi Yantari, mengonfirmasi alokasi belanja modal tahun anggaran 2026 mencapai Rp213.100.000.000,- miliar. Anggaran besar tersebut akan difokuskan untuk membiayai tujuh program strategis serta 30 paket pekerjaan infrastruktur vital yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kepri.

“Total anggaran 7 paket kegiatan strategis itu ada di Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Natuna dan Lingga,” kata Rodi Yantari kepada RRI, Rabu 8 April 2026.

Keterangan: Sejumlah fasilitas pada Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang (Dok.PUPP Kepri).

Berdasarkan SK Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1325 Tahun 2025 tentang Daftar Kegiatan Strategis Daerah Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2026. Dari total proyek yang berjalan, fokus pembangunan tersebar di empat wilayah utama Tanjungpinang memimpin dengan 3 paket pekerjaan, disusul Karimun dengan 2 paket, serta masing-masing 1 paket strategis di Lingga dan Natuna.

Berikut adalah tujuh (7) paket pekerjaan strategis, antara lain:

  1. Pembangunan Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Provinsi Kepri di tahun 2026 sebesar Rp.30.800.000.000,-

  2. Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang di tahun 2026 sebesar Rp. 30,800,000,000,-

  3. Penataan Kawasan Gurindam 12 (lanjutan) dengan pagu Rp. 12 miliar pada 2026

  4. Peningkatan Jalan Simpang Tugu Nenas–Simpang Urung, Kabupaten Karimun dengan pagu Rp. 7 miliar pada 2026.

  5. Rekonstruksi Jalan Toapaya-Tembeling, Kabupaten Bintan dengan pagu Rp. 4,5 miliar pada 2026.

  6. Peningkatan Jalan Simpang Setajam–Serteh, Kabupaten Lingga dengan pagu Rp. 3 miliar pada 2026.

  7. Pembangunan Jembatan Sekunyam-Pian Tengah, Kabupaten Natuna dengan pagu Rp. 8 miliar pada 2026.

    100%

    Keterangan: Sejumlah pembangunan dan fasilitas Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib (Dok.PUPP Kepri).

    Pemerintah Provinsi Kepri memberikan perhatian khusus pada dua paket pekerjaan besar yang menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years. Proyek pertama adalah pembangunan Monumen Tugu Bahasa Nasional dan Museum di Pulau Penyengat dengan total kebutuhan dana sebesar Rp101 miliar.

    “Tahun 2026 ini sebesar Rp 30 miliar, ini menggunakan skema multiyear atau dua tahun,” ujarnya.

    Untuk pembangunan Monumen Bahasa tersebut, Dinas PUPP mengalokasikan dana sebesar Rp30,8 miliar pada tahun 2026 dan sisanya Rp70,2 miliar pada tahun 2027. Fasilitas budaya ini diharapkan menjadi ikon baru di Kota Tanjungpinang sekaligus memperkuat identitas cagar budaya di kawasan sejarah tersebut.

    Selain monumen, proyek multi years lainnya adalah pembangunan Poliklinik Rawat Jalan RSUD Raja Ahmad Tabib yang menelan total biaya sebesar Rp110 miliar. Pada tahun anggaran 2026, proyek kesehatan ini mendapatkan kucuran sebesar Rp30,8 miliar dan akan berlanjut sebesar Rp79,2 miliar pada tahun 2027.

    “Total anggaran pembangunan mencapai Rp.110 miliar pekerjaan sama dua tahun juga,”ucapnya.

    Rodi Yantari menjelaskan bahwa sebagian besar sumber pendanaan belanja modal ini berasal dari dana pinjaman daerah dengan total mencapai Rp400 miliar. Dari jumlah pinjaman tersebut, sebesar Rp362,5 miliar dikelola oleh Dinas PUPP untuk membiayai sekitar 30 paket pekerjaan infrastruktur vital.

    Puluhan paket pekerjaan tersebut mencakup pemeliharaan jalan, pembangunan jembatan, serta rehabilitasi Masjid Raya Dompak dan berbagai gedung milik pemerintah daerah. Seluruh pengerjaan fisik ini bertujuan untuk mempercepat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat di Kepulauan Riau.

    Berikut adalah 30 paket pekerjaan strategis yang tersebar di Kabupaten/Kota se-Kepri:

1. Pembangunan Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Provinsi Kepri dengan pagu anggaran sebesar Rp. 110 Miliar, di tahun 2026 sebesar Rp. 30,800,000,000, dan tahun 2027 sebesar Rp. 79.200.000.000.

2. Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang dengan pagu anggaran sebesar Rp. 101 Miliar, di tahun 2026 sebesar Rp. 30,800,000,000 dan tahun 2027 sebesar Rp. 70,200,000,000.

3. Rehabilitasi RSUD Raja Ahmad Tabib, Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp20 miliar, dialokasikan seluruhnya pada 2026.

4. Rehabilitasi Masjid Nur Ilahi Dompak, Kota Tanjungpinang (lanjutan) dengan pagu Rp. 16 miliar pada 2026.

5. Penataan Kawasan Gurindam 12 (lanjutan) dengan pagu Rp. 12 miliar pada 2026

6. Peningkatan Jalan Letung-Pelabuhan Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas dengan pagu Rp. 4 miliar pada 2026.

7. Peningkatan Jalan Simpang Budus–Pelabuhan Roro Penarik, Kabupaten Lingga dengan pagu Rp. 4 miliar pada 2026.

8. Pembangunan Box Culvert di ruas Jalan Daik–Musai, Kabupaten Lingga dengan pagu Rp. 3 miliar pada 2026.

9. Rekonstruksi Jalan Toapaya-Tembeling, Kabupaten Bintan dengan pagu Rp. 4,5 miliar pada 2026.

10. Peningkatan Jalan di Kawasan Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 4 miliar pada 2026.

11. Renovasi Gedung Arsip Provinsi Kepri dengan pagu Rp. 12 miliar pada 2026.

12. Pemeliharaan/Renovasi Gedung Perkantoran Pemprov Kepri di Pulau Dompak (lanjutan) dengan pagu Rp. 10 miliar pada 2026.

13. Peningkatan Jalan Pesisir Karimun (Coastal Area) lanjutan dengan pagu Rp. 5 miliar pada 2026.

14. Renovasi Gedung Eks Bintan Expo, Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 5 miliar pada 2026.

15. Renovasi Ruang Samsat Batam Center Graha Kepri (lanjutan) dengan pagu Rp. 4 miliar pada 2026.

16. Peningkatan Jalan Simpang Tugu Nenas–Simpang Urung, Kabupaten Karimun dengan pagu Rp. 7 miliar pada 2026.

17. Pembangunan Jalan Kampung Melayu Tiangau, Kabupaten Kepulauan Anambas dengan pagu Rp. 3,5 miliar pada 2026

18. Pembangunan Jalan Batu Ampar–Batu Nyodong, Kabupaten Kepulauan Anambas dengan pagu Rp. 3,5 miliar pada 2026

19. Pemeliharaan Berkala Jembatan I Dompak, Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 2 miliar pada 2026.

20. Rehabilitasi UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri, Kota Batam dengan pagu Rp. 2 miliar pada 2026.

21. Renovasi Pagar Gedung Daerah dengan pagu Rp. 1,5 miliar pada 2026.

22. Peningkatan Jalan Simpang Setajam–Serteh, Kabupaten Lingga dengan pagu Rp. 3 miliar pada 2026.

23. Peningkatan Jalan Polsek Batu Aji Marina City, Kota Batam (lanjutan) dengan pagu Rp. 2,8 miliar pada 2026.

24. Peningkatan Jalan DI Panjaitan-Adi Sucipto-Nusantara (batas kota), Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 3 miliar pada 2026.

25. Peningkatan Jalan Malang Rapat-Lome, Kabupaten Bintan dengan pagu Rp. 3 miliar pada 2026.

26. Pembangunan Box Culvert Jalan Daeng Kamboja, Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 1 miliar pada 2026.

27. Pembangunan Jembatan Sekunyam-Pian Tengah, Kabupaten Natuna dengan pagu Rp. 8 miliar pada 2026.

28. Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Pipa JDU di RSUD Raja Ahmad Tabib, Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 5,7 miliar pada 2026.

29. Pembangunan dan Normalisasi Sungai/Selokan Utama Sepodang II (Perumahan Pinang Anggrek), Kota Tanjungpinang dengan pagu Rp. 1 miliar pada 2026.

30. Pembangunan Sungai/Saluran Utama Kampung Purwodadi, Kelurahan Sungai Lekop, Kabupaten Bintan (lanjutan) dengan pagu Rp. 1 miliar pada 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....