Pengawasan Penerima Bansos Harus Diperketat agar Tidak Digunakan untuk Judol
- 31 Mar 2026 21:05 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pengamat Sosial, Endri Bagus Prasetio, menyayangkan oknum masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) memanfaatkan bantuan itu untuk judi online (judol). Fenomena realita sosial ini kerap terjadi di tengah-tengah masyarakat.
Secara ekonomi, mereka terjerat judol ini dari oknum masyarakat tergolong kurang mampu. Namun, mendapat dana percuma dari pemerintah yang digunakan untuk hal menyimpang, seperti, judol.
"Judol itu bagian dari prilaku menyimpang, tidak sesuai dengan norma sosial, norma agama," kata Endri Bagus Prasetio, yang merupakan Dosen Sosial STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurutnya, kenapa ini bisa terjadi? salah satunya itu karena pengaruh dari teman-teman. Sekalian mencari keuntungan yang lebih dari bermain judol. Padahal, judi tidak benar dan pada praktiknya, judi itu pasti rugi.
"Padahal uang tersebut dari negara yang bisa dipakai untuk kesejahteraan keluarga, malah dipakai judol. Dengan dalih, bisa mendapat keuntungan. Ini pengaruh dari teman-teman juga," ujarnya.
Endri mengimbau pemerintah agar benar-benar meningkatkan pengawasan dan mendata dengan baik ketika akan menyalurkan bantuan. Dalam rangka mencegah penyalahgunaan bansos untuk ke hal-hal yang negatif.
"Pengawasan dari pemerintah harus diperketat. Supaya uang yang diserahkan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga penerima manfaat itu benar-benar tepat sasaran," ucapnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....