Kemenag Tanjungpinang: Halal Bihalal Tradisi Positif Bangsa Indonesia
- 31 Mar 2026 12:40 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Halal Bi Halal merupakan tradisi yang telah lama ada di Indonesia. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Erizal, mengatakan, bahwa sebagian ahli sejarah menyebutkan hal ini pernah diucapkan oleh Buya Hamka yang telah lama tidak bertemu Soeharto yang saat itu masih menjabat sebagai presiden, Selasa, 31 Maret 2026.
Erizal menjelaskan, bahwa saat Buya Hamka keluar dari ruangan pertemuan dengan presiden, wartawan bertanya kepada Buya Hamka dan ia menyebutkan sedang halal bihalal. Semenjak kejadian tersebut istilah Halal bi Halal populer di Indonesia.
“Setelah keluar dari ruangan pertemuan itu, wartawan bertanya kepada Buya Hamka, dari mana Buya, Oh kami lagi halal bihalal,” ujar Erizal.
Menurutnya, Halal bi Halal adalah kegiatan positif yang menjadi tradisi di Indonesia. Hal ini dikarenakan, masyarakat dapat berkumpul disuatu tempat dan berkunjung tanpa menghabiskan waktu untuk pergi kerumah satu per satu.
“Langsung jadi kita bisa saling bermanfaat tentunya,” ucapnya.
Sehingga, setelah Bulan Ramadan dan Syawal, tidak ada terjadi dendam dan benci. Hal ini dikarenakan, menjaga hubungan yang baik merupakan kehendak Allah SWT setelah melakukan ibadah puasa Ramadan.
“Kemudian bisa bertemu dengan hati yang lebih ikhlas, dan menapaki bulan Syawal dan seterusnya,” tuturnya.
Erizal menambahkan, melakukan Halal bi Halal tidak hanya di bulan syawal saja tetapi bisa kapan saja. Hal ini dikarenakan, saling memaafkan tidak ditentukan oleh bulan dan waktu.
”Kita saling bermaafan itu juga bagian dari halal bihalal,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....