Karhutla di Kepri Diduga Sengaja di Bakar

  • 30 Mar 2026 20:56 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri) kebanyakan disebabkan dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diharapkan untuk tidak membakar lahan ketika membuka lahan perkebunan baru.

Plt. Kepala BPBD Provinsi Kepri, Darson, mengatakan hampir 90 persen titik api di Kepri dibakar secara sengaja. kejadian tersebut memang dibakar secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sementara hanya lima persennya saja yang disebabkan oleh pembakaran sampah, atau puntung rokok yang di buang sembarangan. Informasi tersebut didapatkan pihaknya dari hasil rapat yang dilakukan bersama instansi terkait.

"Ini adalah temuan kami, temuan tersebut tidak selalu memungkinkan pihaknya untuk mengetahui siapa pelakunya. Karena pelakunya tersembunyi," ucap Darson, Senin 30 Maret 2026.

Dijelaskannya, pihaknya kesulitan dalam menangkap pelaku. Karena, pelaku biasanya melancarkan aksinya ketika keadaan sepi dan tidak ada orang di sekitarnya.

Bahkan pelaku yang menghubungi kami atau damkar untuk melaporkan kebakaran tersebut. Jadi pelakukanya berusaha menutupi perbuatannya.

"Ketika terjadi kebakaran di Tanjungpinang, kami ke lokasi pelapornya sudah tidak ada. Tapi kami menemukan lokasi kebakarannya," tuturnya.

Menurutnya, Karhutla ini sangat menggangu dan membahayakan masyarakat. Diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kami imbau untuk tidak membuka lahan dengan membakar, atau dengan cara mudah dan ceroboh yang sangat menggangu masyarakat" katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....