Pasokan Air dan Kendala Teknis Merupakan Tantangan Damkar Tanjungpinang
- 30 Mar 2026 14:17 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Berbagai tantangan yang dihadapi oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan. Mulai dari kesulitan mendapatkan pasokan air hingga kendala teknis di lapangan.
Kepala Dinas Damkar Tanjungpinang, Juliadi Halomoan, mengatakan Karhutla yang terjadi pada triwulan pertama tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Terjadi peningkatan kasus Karhutla yang cukup signifikan.
Bahkan, dalam satu hari pihaknya pernah menerima 7 laporan karhutla dari masyarakat. Kondisi ini, tentunya merupakan suatau tantanagan bagi pihaknya dengan armada dan personil yang ada.
“Kita ini dapat dibilang kategori waspada Karhutla, dalam satu hari ada tujuh titik yang dilaporkan terjadi kebakaran,” ujar Juliadi Halomoan, Senin, 30 Maret 2026.
Dalam melakukan pemadaman pihaknya tidak hanya melakukan pemdaman api akan tetepi juga melakukan pendingan terhdap lokasi di sekitarnya. Terkadang, untuk mendapatkan pasokan air pihaknya , harus megambil dengan jarak yang cukup jauh, akibat ketersediaan air yang kurang di wilayah yang terbakar tadi.
“Untuk pasokan air, kita juga dibantu oleh BPBD Provinsi dan BPBD Kota dalam penyediaan air,” tuturnya.
Disaat ini, kebutuhan masyarakat akan air bersih juga menjadi perhatian dan sebagai bagian dari program pemerintah untuk mengupayakan penyediaan air bersih. Dalam program tersebut digunakan mbil tangka air damkar untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat.
Menjadiakan pihaknya secara bergiliran dalam menggunakan mobil tangka air. Terkadang ketika kebakaran terjadi mobil tersebut digunakan untuk menyalurkan air ke masyarakat.
Dalam situasi ini, pihaknya menurunkan armada lainnya untuk membantu memasok air bagi tim pemadam. Terkadang hal ini, membuat proses penanganan terhadap laporan kebakaran menjadi agak lama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....