Kemarau Surutkan Waduk, PDAM Lingga Putar Otak
- 24 Mar 2026 12:20 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Lingga - Musim kemarau mulai menekan pasokan air baku di Kabupaten Lingga setelah salah satu waduk utama menyusut hingga 50 persen. Kondisi ini memaksa PDAM Tirta Lingga bergerak cepat agar layanan air bersih tidak terganggu.
Direktur PDAM Tirta Lingga, Irfan Andaria, memastikan pasokan air ke masyarakat tetap aman. Ia menegaskan langkah antisipasi sudah disiapkan sejak jauh hari.
“Rekayasa jaringan sudah selesai kita lakukan pada akhir Februari 2026 dan akan digunakan hingga musim kemarau berakhir,” kata Irfan, Selasa 24 Maret 2026.
Ia menyebut strategi ini menjadi kunci menjaga stabilitas distribusi. Saat ini, PDAM mengandalkan dua waduk sebagai sumber air baku.
"Namun, Waduk Gemuruh di kawasan Gunung Muncung mengalami penyusutan signifikan akibat cuaca panas berkepanjangan," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat pola distribusi air tidak bisa lagi bergantung pada satu sumber. PDAM pun langsung mengubah sistem dengan memanfaatkan dua waduk secara bersamaan.
“Biasanya kita hanya gunakan satu waduk, tapi sekarang kita pakai dua sekaligus agar pasokan tetap aman,” jelas Irfan.
Langkah ini dinilai efektif menjaga suplai tetap stabil. Selain Waduk Gemuruh, pasokan air kini juga diperkuat dari waduk di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir.
"Air dari lokasi tersebut dialirkan ke sejumlah wilayah di Kecamatan Singkep," tuturnya.
Wilayah yang terdampak distribusi baru ini meliputi Bandara, Sergang, Kelurahan Sungai Lumpur, dan Pasir Kuning. Pengalihan ini dilakukan untuk menjaga pemerataan suplai air.
PDAM juga terus memantau distribusi di lapangan dengan menyesuaikan debit air sesuai kebutuhan. Dengan langkah ini, PDAM berharap layanan tetap berjalan normal meski tekanan kemarau belum mereda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....