Penerimaan PAD kurang, DPRD Provinsi Kepri Meminta kaji Ulang PSN
- 17 Mar 2026 13:58 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Anggota DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin meminta Pemprov Kepri mengkaji ulang Proyek Strategis Nasional (PSN) di Pulau Poto, Kabupaten Bintan. ia menilai bahwa PSN tersebut bukan untuk kepentingan masyarakat di Kepri, terutama di Kabupaten Bintan, Selasa, 17 Maret 2026.
Wahyu meminta Pemprov Kepri fokus dalam mengoptimalkan PSN yang sudah ada. Menurutnya, PSN yang telah ada saat ini belum berkontribusi dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyerap tenaga kerja tempatan secara maksimal.
“Saat ini di Galang Batang belum maksimal dan kontribusi PAD Kepri dan Bintan ini juga dikatakan minim,” ujar Wahyu Wahyudin.
Wahyu menyebutkan, bahwa Pemerintah mewajibkan investor dalam merekrut tenaga kerja tempatan. Ia menyebutkan, masih banyak tenaga kerja asing yang ditemui di kawasan PSN dan investasi juga menggunakan modal asing.
”Banyak tenaga kerja asing ditemui di kawasan PSN,” ucapnya.
Wahyu menyebutkan sekitar 70 persen pekerja di Galang Batang berasal dari tenaga kerja asing. Sehingga, masih banyak masyarakat tempatan yang tidak memiliki pekerjaan.
“Masih banyak masyarakat yang menganggur karena tidak terserap,” katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....