Budaya Tertib Lalu Lintas Dinilai Penting Tekan Kecelakaan di Jalan
- 11 Mar 2026 05:08 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Keselamatan berlalu lintas masih menjadi tantangan di berbagai daerah wilayah hukum Polda Kepulauan Riau. Setiap tahun angka kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi dan kerap menimbulkan korban jiwa serta kerugian materiil.
Ketua Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) Kepri, Afrizal, mengatakan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka kecelakaan. Menurutnya, budaya keselamatan di jalan raya harus dibangun sebagai tanggung jawab bersama.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, tetapi juga kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Afrizal, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menegaskan keselamatan di jalan tidak hanya untuk kepentingan orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri dan keluarga. Oleh karena itu, masyarakat perlu menanamkan kesadaran untuk selalu menjaga keselamatan saat berkendara.
“Keselamatan bukan hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri dan keluarga yang menunggu kita pulang dengan selamat,” tuturnya.
Afrizal menjelaskan banyak kecelakaan lalu lintas sebenarnya terjadi karena faktor yang dapat dihindari. Beberapa di antaranya, seperti, tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, berkendara dengan kecepatan tinggi, hingga menggunakan ponsel saat mengemudi.
“Hal-hal yang dianggap sepele seperti tidak memakai helm atau bermain ponsel saat berkendara justru sering menjadi penyebab kecelakaan,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan berkendara yang aman dan tertib. Menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), sabuk pengaman, mematuhi rambu lalu lintas, serta menjaga batas kecepatan berkendara menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.
“Mulailah dari hal sederhana, seperti, memakai helm standar, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga batas kecepatan kendaraan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....