Puluhan Jemaah Umrah Asal Tanjungpinang Jalankan Ibadah dengan Aman

  • 05 Mar 2026 13:24 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sejumlah jemaah Umrah asal Kota Tanjungpinang yang saat ini berada di Mekkah, Arab Saudi, dilaporkan menjalankan ibadah dengan aman. Hingga kini, proses kepulangan para jemaah juga dipastikan tetap mengikuti jadwal yang telah direncanakan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tanjungpinang, Mohd. Zikriansyah, mengatakan kondisi jemaah di Arab Saudi dalam keadaan baik. Pihaknya juga terus memantau perkembangan informasi melalui pemerintah pusat serta laporan dari para jemaah yang sedang melaksanakan ibadah.

“Alhamdulillah, sampai saat ini jemaah dari Tanjungpinang yang berada di Arab Saudi dalam kondisi aman dan menjalankan ibadah sesuai jadwal,” kata Mohd. Zikriansyah, Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menjelaskan, jumlah jemaah Umrah asal Tanjungpinang yang berangkat pada awal Ramadan diperkirakan sekitar 25-30 orang. Para jemaah tersebut diberangkatkan melalui penyelenggara perjalanan ibadah Umrah dan dijadwalkan kembali ke tanah air dalam waktu dekat.

“Insya Allah, mereka akan kembali ke tanah air sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak travel,” katanya.

Berdasarkan informasi sementara, para jemaah yang berangkat pada awal Ramadan diperkirakan kembali sekitar 9 atau 10 Maret 2026. Kepastian jadwal kepulangan tetap mengikuti agenda yang telah disusun oleh pihak penyelenggara perjalanan.

“Sekitar 10 hari setelah keberangkatan mereka akan kembali, sehingga kemungkinan dalam beberapa hari ke depan jemaah sudah tiba di tanah air,” tuturnya.

Ia juga mengimbau seluruh biro perjalanan Umrah untuk terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan serta kelancaran perjalanan ibadah jemaah Umrah Indonesia, khususnya yang berasal dari Kepulauan Riau.

“Untuk saat ini, bagi para calon jemaah yang akan melaksanakan ibadah Umrah untuk menunda dulu sementara. Karena memanasnya kondisi di Timur Tengah, pasca serangan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....