Dihentikannya Operasional SPPG Pinang Kencana, Sejumlah Sekolah Terdampak

  • 04 Mar 2026 15:02 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pinang Kencana dihentikan sementara menyusul temuan masalah mutu dan kualitas makanan. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi menunjukkan adanya menu ayam yang kurang layak konsumsi serta sarana dapur yang belum memenuhi standar.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kota Tanjungpinang, Retno Dwi Pratiwi, menjelaskan penghentian dilakukan setelah ditemukan ayam suwir yang tidak layak dikonsumsi siswa. Makanan tersebut langsung ditarik dari distribusi sebagai langkah antisipasi.

“Ayamnya sempat tercium bau, tapi belum sempat dikonsumsi dan langsung kami tarik,” ujar Retno Dwi Pratiwi, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menyebut hasil penelusuran menunjukkan sarana dan prasarana dapur belum sepenuhnya memenuhi standar mutu yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Meski tidak ada siswa yang terdampak, pihaknya tetap menerbitkan surat penghentian sementara sebagai langkah pembenahan.

“Secara sarana-prasarana memang belum memenuhi standar, sehingga diberikan surat pemberhentian sementara,” ucapnya.

Penanggung jawab MBG SDN 011, Yus Marningsih, membenarkan adanya temuan lauk ayam yang terasa asam saat dibagikan kepada siswa dan guru. Pihak sekolah segera menginstruksikan agar makanan tidak dikonsumsi dan langsung melaporkannya kepada kepala SPPG.

“Ayamnya sudah agak masam, jadi kami minta anak-anak tidak memakannya dan dikembalikan,” tuturnya.

Ia menambahkan, penghentian operasional berdampak pada distribusi MBG di sekolahnya dan tempat lain di sekitar Mekarsari. Hingga kini, pihak sekolah masih menunggu informasi lanjutan terkait waktu operasional kembali normal.

“Kami masih menunggu pemberitahuan sampai kapan pemberhentian sementara SPPG Pinang Kencana,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....