Operasi Pasar Murah Diserbu Warga Tanjungpinang

  • 04 Mar 2026 11:55 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Sentra IKM Tengku Mandak, kawasan Sei Carang, Bintan Center, untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, Rabu 4 Maret 2026.

Kepala Disperindagin Kota Tanjungpinang, Riany mengatakan pelaksanaan operasi pasar murah ini bertujuan menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan. Melalui kegiatan ini, warga dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

”Nah ini harganya paling penting, harga di bawah harga pasar,” ujar Riany.

Riany menyebutkan, OPM merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemko Tanjungpinang sebanyak empat kali dalam setahun, terutama pada momentum hari besar keagamaan. Pada tahun ini, pelaksanaan difokuskan pada bulan Ramadan karena kebutuhan masyarakat dinilai meningkat signifikan selama periode tersebut.

”Kita bikin momen 4 kali kegiatan operasi pasar,” ucapnya.

Pihaknya melibatkan sejumlah distributor dan pelaku usaha dalam kegiatan tersebut, di antaranya D'Sayur, Sari Mart, serta Perum Bulog. Selain itu, sejumlah toko juga turut berpartisipasi menjual berbagai komoditas pangan dengan harga subsidi sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.

”Kita melibatkan beberapa distributor yang ikut berpartisipasi di sini,” tuturnya.

Riany menjelaskan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dibuka pada pagi hari, dalam waktu satu jam setelah pembukaan, sejumlah komoditas seperti telur dan cabai dilaporkan habis terjual, sementara pembelian minyak goreng masih dipadati antrean warga. Sementara itu, stok ayam kembali didatangkan dalam sesi penjualan berikutnya untuk memenuhi permintaan masyarakat.

”Kalau lihat antusias masyarakat sangat-sangat positif ya dan memang menarik sekali,” katanya.

Ia menambahkan, khusus komoditas sayuran yang dijual dalam operasi pasar murah berasal dari petani lokal binaan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kota Tanjungpinang. Langkah ini sekaligus menjadi upaya Pemko dalam mendukung produk pertanian lokal agar terserap langsung oleh masyarakat.

”Khusus untuk sayur kita memang ambilnya dari petani lokal, itu binaan dari DPPP Kota Tanjungpinang,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....