Wagub Kepri Pastikan Kesiapan Energi Jelang Idul Fitri

  • 03 Mar 2026 14:36 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, meninjau fasilitas Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Gas di Kabil, Batam, pada Selasa 3 Maret 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berkomitmen memastikan seluruh kesiapan energi berjalan optimal demi menghadapi lonjakan konsumsi selama masa mudik. Nyanyang menegaskan pentingnya kelancaran distribusi pada masa puncak Lebaran agar tidak terjadi kendala bagi kendaraan maupun angkutan logistik.

"Kami ingin memastikan jangan sampai pada H-3 atau H+3 Hari Raya terjadi kendala distribusi. Konsumsi biasanya meningkat, baik untuk kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan logistik," kata Nyanyang, Haris Pratamura.

Kebutuhan gas juga menjadi perhatian utama, terutama bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang memproduksi makanan khas Hari Raya. Mengingat kondisi geografis Kepri yang terdiri dari banyak pulau, perencanaan distribusi energi harus terpantau secara ketat dan menyeluruh.

"Kebutuhan gas, terutama bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat yang memproduksi makanan untuk kebutuhan Hari Raya," ujarnya.

Pasokan energi yang stabil merupakan faktor kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi serta kenyamanan masyarakat selama libur panjang. Pemerintah Provinsi berharap sinergi dengan Pertamina terus diperkuat guna menjamin seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.

"Pertamina segera melaporkan kendala sekecil apa pun agar pemerintah dapat langsung berkoordinasi untuk mengambil langkah tindak lanjut," ucapnya.

Sales Area Manager Retail Kepri, Bagus Handoko, memastikan stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi. Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk menambah stok dan memperkuat titik distribusi strategis di seluruh wilayah Kepri.

"Pemantauan distribusi juga dilakukan secara intensif untuk menjamin kelancaran pasokan, khususnya ke wilayah pulau-pulau terpencil," kata Bagus Handoko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....