Wagub Nyanyang Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2026
- 03 Mar 2026 06:22 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menjamin ketersediaan beras dan MinyaKita tetap aman selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kepastian ini disampaikan usai meninjau langsung gudang Perum Bulog di kawasan Industri Batu Ampar, Kota Batam, Senin 2 Maret 2026.
Saat ini, stok beras kategori SPHP di gudang tersebut mencapai 3.200 ton, sedangkan beras premium tersedia sebanyak 3.500 ton. Pasokan minyak goreng MinyaKita juga melimpah dengan ketersediaan mencapai 60.000 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri mengimbau warga Batam agar tidak khawatir karena jumlah pangan tersebut dinilai sangat mencukupi hingga hari raya. Penguatan stok juga dilakukan untuk wilayah Kabupaten Karimun melalui pengiriman tambahan 500 ton beras dari Tanjungpinang.
"Atas nama pemerintah mengimbau warga Batam agar tidak khawatir karena jumlah pangan," kata Nyanyang Haris Pratamura.
Menurutnya, Sesuai kebijakan terbaru, Bulog kini berperan sebagai penyalur utama untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga bantuan sosial. Langkah ini diambil guna menyeragamkan harga pasar serta memastikan distribusi beras petani lokal berjalan maksimal.
"Guna menyeragamkan harga pasar serta memastikan distribusi beras petani lokal berjalan," ujarnya.
Pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras SPHP sebesar Rp13.100 per kilogram dan beras premium Rp15.100 per kilogram. Pengawasan ketat terus dilakukan agar stabilitas harga ini tetap terjaga di tingkat pedagang maupun konsumen.
Sejalan dengan itu, Pemprov Kepri menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangkaian acara Kepulauan Riau Ramadan Fair (Kurma 2026) di Tanjungpinang. Program ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar untuk meringankan beban ekonomi masyarakat.
"Pemprov juga menggelar gerakan pangan murah membantu masyarakat memperoleh bahan pokok," tuturnya.
Kepala Cabang Bulog Batam, Guido XL Pereira, menegaskan bahwa stok pangan saat ini dalam kondisi sangat aman hingga empat bulan ke depan. Pihaknya berkomitmen meningkatkan penyaluran beras SPHP sesuai dengan permintaan mitra dan fluktuasi kebutuhan pasar.
Realisasi penjualan beras SPHP pada Januari 2026 sendiri telah mencapai 282 ton dan diprediksi terus meningkat selama bulan suci. Sinergi antara pemerintah dan Bulog menjadi kunci utama dalam menjaga ketenangan masyarakat dalam beribadah.
"Penyaluran beras SPHP dari Bulog Batam akan terus kami tingkatkan sesuai permintaan mitra dan kebutuhan pasar,” kata Guido XL Pereira
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....