Pasar Murah Dinilai Mampu Cegah Lonjakan Harga Kebutuhan Bahan Pokok

  • 26 Feb 2026 22:18 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pelaksanaan pasar murah dinilai berpotensi membantu meredam kepanikan masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok. Program tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas permintaan agar tidak terjadi pembelian berlebihan atau panic buying.

Pengamat Sosial dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Rianto, mengatakan pasar murah dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat terhadap ketersediaan barang kebutuhan pokok. Dengan adanya akses harga terjangkau, warga tidak perlu khawatir akan kelangkaan.

“Yang kita harapkan, jangan sampai terjadi kepanikan karena takut barang langka,” kata Rianto, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, panic buying berisiko memicu lonjakan harga karena permintaan meningkat secara tiba-tiba. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memperburuk situasi pasar dan mempersempit akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap kebutuhan pokok.

“Kalau terjadi panic buying, itu bisa memicu kenaikan harga dan merugikan masyarakat kecil,” tuturnya.

Menurutnya, intervensi pemerintah melalui pasar murah dapat menjadi sinyal bahwa stok tetap tersedia dan distribusi berjalan. Kejelasan informasi mengenai pasokan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik.

“Dengan adanya pasar murah, masyarakat diharapkan tidak merasa panik dan tetap tenang,” ucapnya.

Ia menambahkan, stabilitas psikologis konsumen menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasar. Upaya preventif seperti pasar murah dinilai dapat memperkecil potensi gejolak harga selama periode permintaan tinggi.

“Program ini bisa menjadi salah satu langkah untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....