Pegawai Kemenag Tanjungpinang Sikat Masjid Jelang Ramadan

  • 16 Feb 2026 19:16 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Puluhan pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang mengelar kegiatan Kegiatan Berama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM). Kegiatan dipusatkan di Masjid Agung Al Hikmah, Tanjungpinang, Senin, 16 Februari 2026.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar gotong royong. Program tersebut merupakan tindak lanjut resmi dari surat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Nomor: B-29/Dt.III,I/BA.01.1/02/2026 tertanggal 12 Februari 2026, yang menekankan penguatan pemberdayaan rumah ibadah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Erizal menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari misi besar nasional. Menjadikan masjid tidak hanya bersih, tetapi juga berdampak bagi masyarakat.

“Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid ini dalam rangka menyukseskan program ‘Masjid Berdaya Berdampak’ sekaligus persiapan menyambut Ramadan,” ujar Erizal.

Kebijakan tersebut sejalan dengan harapan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar agar rumah ibadah tampil bersih sekaligus ramah lingkungan melalui pendekatan ekoteologi. Menurut Erizal, konsep ASRI yang digaungkan bukan sekadar slogan, ASRI itu Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah.

"Ini bagian dari Gerakan Indonesia Asri. Masjid harus menjadi contoh kepedulian lingkungan berbasis nilai agama,” tuturnya

Pantauan di lokasi, kegiatan pembersihan difokuskan pada sejumlah titik krusial, terutama area tempat wudhu, saluran air, serta lingkungan halaman masjid. Sebelum pelaksanaan, pihak Kemenag juga melakukan koordinasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) guna memastikan kebutuhan prioritas terpenuhi.

Momen yang menarik perhatian adalah keterlibatan pegawai kemenag non muslim pada Geber BBM yang digelar serentak hari ini. Keterlibatan pegawai Kementerian Agama dari non-muslim membersihkan mesjid merupakan bentuk aksi nyata toleransi dan solidaritas antarumat beragama.

Kegiatan ini, merupakan bagian dari gerakan bersama, yang mengedepankan semangat kerja sama tanpa memandang perbedaan keyakinan sekaligus mencerminkan kuatnya kerukunan sosial di Tanjungpinang. “Alhamdulillah hari ini bukan hanya yang muslim saja, saudara kita non-muslim juga hadir membantu. Ini bukti kerukunan di Tanjungpinang tetap terjaga,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....