Musim Angin Kencang, Penumpang Kapal ke Penyengat Dibatasi
- 14 Feb 2026 13:27 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Musim angin kencang saat ini, penyeberangan menuju Pulau Penyengat mengurangi jumlah penumpang demi keselamatan pelayaran. Kebijakan ini diambil menyusul kondisi cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir.
Koordinator lapangan Dermaga Pulau Penyengat, Iwan mengatakan kapasitas penumpang yang biasanya mencapai 15 orang kini dibatasi menjadi 11 orang termasuk pemandu. Langkah tersebut dilakukan setelah bernegosiasi dengan agen perjalanan yang membawa wisatawan, yang akan menuju pulau Penyengat.
“Biasanya 15 orang, sekarang kami turunkan jadi 11 orang supaya lebih aman dan demi keselamatan bersama,” ujar Iwan kepada RRI, Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia memastikan setiap kapal telah dilengkapi alat keselamatan sesuai ketentuan, seperti jaket pelampung yang tersedia. Dalam satu kapal, sedikitnya tersedia 14 hingga 15 unit lifejacket untuk mengantisipasi keadaan darurat di tengah perairan.
“Semua kapal sudah ada jaket pelampung, minimal 14 sampai 15 buah dalam satu kapal,” katanya.
Menurutnya, kondisi dermaga yang sempat dikabarkan tidak layak kini telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat. Perbaikan dilakukan setelah fasilitas tersebut dinilai berisiko akibat terpaan cuaca dan badai sebelumnya. Meski pelabuhan sempat terdampak karena badai, fasilitas yang ada kini dinilai sudah layak pakai dan tetap melayani penyeberangan dengan tarif normal.
“Kami lakukan perbaikan pelabuhan bersama masyarakat menggunakan dana dari patungan bersama,” ucapnya.
Harga tiket untuk wisatawan dipatok Rp9 ribu, sementara warga lokal dikenakan Rp7 ribu per orang. Karena warga lokal sendiri mereka bisa bolak balik hingga 2-3 kali dalam sehari.
“Tarif masih seperti biasa, pengunjung Rp9 ribu dan orang lokal Rp7 ribu,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....