UMRAH Tuan Rumah Sosialisasi Pengelolaan BMN

  • 11 Feb 2026 20:45 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Hal ini ditandai UMRAH ditunjuk menjadi tuan rumah Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang diselenggarakan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau, Sumatera Barat (Sumbar), dan Kepulauan Riau (Kepri).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengelola BMN satuan kerja Kementerian/Badan/Lembaga se-Provinsi Kepri ini berlangsung di Gedung Auditorium Kampus UMRAH Dompak, Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung dua hari hingga 12 Februari 2026.

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UMRAH, Nancy Willian, mengatakan ini momentum penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan BMN di lingkungan instansi pemerintah. Ia berharap melalui kegiatan ini, para pengelola BMN di setiap instansi dan satuan kerja dapat menjadi lebih baik lagi, lebih akuntabel, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami juga mengapresiasi Kanwil DJKN Riau, Sumbar, dan Kepri atas terselenggaranya kegiatan ini, serta berterima kasih atas kepercayaannya kepada UMRAH sebagai tuan rumah,” ucap Nancy.

Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Kanwil DJKN Riau, Sumbar, dan Kepri, Antony Saputra, memberikan apresiasi kepada UMRAH atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Ia menjelaskan kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman teknis, tetapi juga menjadi sarana konsultasi dan penguatan koordinasi antar pengelola BMN.

“Kegiatan ini kami laksanakan tidak hanya sebagai sarana sosialisasi, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi bersama para pengelola BMN se-Kepri,” ujarnya.

Dirinya berpesan dari bidang kepatuhan agar para pengelola BMN senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Pada kesempatan itu juga diberikan ruang tanya jawab, agar berbagai permasalahan terkait BMN dapat dikonsultasikan dan terjawab secara tuntas.

“Melalui kegiatan ini, semoga para pengelola BMN Kepri semakin memahami regulasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan aset negara, sehingga tata kelola BMN dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....