ASN Kemenag Tanjungpinang Kreatif dan Inovatif dalam Bekerja
- 04 Feb 2026 15:52 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Erizal, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Tanjungpinang untuk lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan amanat pada apel pagi, Selasa 3 Februari 2026.
Dalam arahannya, Erizal menekankan pentingnya optimalisasi kinerja ASN melalui perencanaan yang matang dan terukur. Ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah data dan pekerjaan yang belum tercatat maupun terselesaikan dengan baik, sehingga perlu diangsur pengerjaannya secara bertahap dan bertanggung jawab.
“Masih ada data-data kita yang belum tercatat, sudah bisalah diangsur pengerjaannya. Kreatiflah dan lakukan inovasi apa yang bisa dibuat di tempat tugas kita masing-masing,” ujar Erizal.
Ia juga meminta para pejabat untuk memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) jabatan masing-masing serta mampu mengembangkan potensi yang ada. Menurutnya, peningkatan jumlah pegawai seharusnya berbanding lurus dengan peningkatan prestasi institusi.
“Dulu pegawai kita sedikit namun banyak prestasi. Sekarang pegawai sudah banyak, harusnya semakin banyak pula prestasi yang dapat kita raih,” ucapnya.
Lebih lanjut, Erizal mengingatkan agar seluruh ASN memanfaatkan waktu kerja secara maksimal. Ia menegaskan bahwa waktu adalah hal yang sangat berharga dan tidak dapat terulang kembali.
“Buatlah sesuatu yang terencana, terukur dengan baik, dan jangan biarkan waktu berlalu begitu saja. Setiap hari yang kita lalui akan menjadi masa lalu kita,” kata Erizal.
Erizal juga menyoroti kebiasaan negatif yang dapat menurunkan kinerja ASN, seperti menghabiskan waktu kerja tanpa aktivitas produktif. Ia mengingatkan bahwa kehadiran ASN harus memberikan manfaat nyata bagi institusi dan negara.
“Kalau hanya datang ke kantor, kemudian berkumpul, mengobrol, ke warung kopi, lalu kembali duduk sampai jam pulang tanpa menghasilkan pekerjaan, maka kehadiran kita hanya menghabiskan uang negara tanpa memberikan manfaat,” tegasnya.
Meski demikian, Erizal menegaskan bahwa dirinya tidak serta-merta memarahi pegawai yang tidak berada di ruang kerja. Namun, ia mengingatkan agar setiap ASN menyadari bahwa tindakan yang tidak sesuai aturan berpotensi melanggar ketentuan dan dapat merugikan institusi serta semua pihak.
“Saya tidak akan marah-marah melihat bapak dan ibu tidak ada di ruangan kerja, tetapi harus disadari bahwa jika perbuatan itu tidak sesuai aturan, maka dipastikan melanggar dan akan merugikan institusi dan kita semua,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....