Sejarah Tradisi dan Pengertian Ornamen Perayaan Imlek

  • 02 Feb 2026 16:57 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Perayaan Imlek selalu identik dengan warna merah, lampion, kain merah di depan pintu, petasan, serta tradisi pemberian angpau. Banyak masyarakat mempertanyakan makna di balik simbol-simbol tersebut.

Selanjutnya juga alasan dominannya warna merah dalam setiap perayaan Imlek. Semua unsur itu ternyata berakar dari satu cerita sejarah yang sama dalam tradisi Tionghoa.

Ketua Ikatan Tionghoa Muda (ITM) DPP Kepri, Edyanto, menjelaskan Legenda Monster Nian yang muncul setiap musim semi setelah musim dingin berakhir dan mengganggu warga, terutama para leluhur masyarakat Tionghoa. Dalam satu peristiwa, Nien ketakutan saat melihat seorang kakek tua mengenakan pakaian dalam tradisional berwarna merah.

“Sejak saat itu leluhur menyadari bahwa Monster Nien takut terhadap warna merah,” kata Edyanto, Selasa, 3 Februari 2026.

Kain merah atau dudou yang dikenakan menjadi simbol awal perlindungan dari monster Nien. Kisah ini kemudian diwariskan secara turun-temurun dan membentuk tradisi penggunaan warna merah dalam perayaan Imlek.

“Warna merah dipercaya sebagai penolak bala dan simbol perlindungan dari energi buruk,” ucapnya.

Bentuk Monster Nien sendiri kini direpresentasikan dalam barongsai yang sering dimainkan saat perayaan Imlek. Sosoknya digambarkan seperti, singa bertanduk, yang dimainkan dengan iringan musik sebagai simbol kemenangan atas kejahatan.

Tradisi pemberian angpau juga berasal dari kisah yang sama, koin dan benda pemberat dibungkus kain merah dan diberikan kepada anak-anak sebagai perlindungan saat mereka keluar rumah. Warna merah dalam angpau diyakini dapat melindungi anak dari ancaman Monster Nien.

“Angpau itu dulu berfungsi sebagai jimat perlindungan, bukan sekadar pemberian uang,” ujarnya.

Selain menjaga tradisi, ITM berharap dapat membuat cerita sejarah ini dalam bentuk yang lebih modern. Dirinya memiliki cita-cita besar untuk memusikalkan legenda Nien agar lebih mudah dipahami generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....